Kebijakan Kementerian Pertanian (Kementan) menurunkan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi hingga 20 persen mendapat apresiasi dari Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani.
Murzani menilai, kebijakan ini merupakan kabar gembira yang dapat mendorong optimisme baru di kalangan petani.
“Penurunan harga pupuk ini kabar menggembirakan, kabar menyenangkan, dan kabar optimisme bagi para petani Indonesia,” ujar Muzani di Makassar, Ahad (26/10).
Ia menyebut, pengumuman penurunan harga pupuk yang disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman telah membawa suasana bahagia di tengah petani.
“Petani happy, pasti senang. Ini sesuatu yang sangat menyenangkan bagi mereka. Karena pupuk itu kebutuhan pokok untuk bertani. Ketika harganya turun, beban mereka berkurang dan semangat untuk menanam meningkat,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman (Mentan Amran) menyampaikan bahwa langkah ini merupakan pelaksanaan langsung atas arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memastikan ketersediaan pupuk dengan harga terjangkau bagi petani di penjuru Tanah Air.
“Ini adalah terobosan Bapak Presiden, tonggak sejarah revitalisasi sektor pupuk. Bapak Presiden Prabowo memerintahkan agar pupuk harus sampai ke petani dengan harga terjangkau. Tidak boleh ada keterlambatan, tidak boleh ada kebocoran. Kami langsung menindaklanjuti dengan langkah konkret, merevitalisasi, memangkas rantai distribusi, dan menurunkan harga 20 persen tanpa menambah subsidi APBN,” tutur Amran. (Bg)






