Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep menggelar Rembuk Nahdliyyin Sumenep, Ahad (2/11). Acara yang ditempatkan di Aula PCNU Sumenep ini, digelar dalam rangka persiapan Konferensi PCNU Sumenep yang akan digelar bulan depan.
Rembuk Nahdliyyin ini mengangkat tema “Mengawal Kebijakan Publik Untuk Kemaslahatan Umat”. Selain diikuti Pengurus PCNU, Rembuk Nahdliyyin ini juga melibatkan Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC NU) dan Perwakilan Pengurus Ranting NU.
Selain itu, Rembuk Nahdliyyin juga melibatkan para stakeholder, dari unsur Akademisi, Politisi, dan beberapa pihak lain, untuk membahas program-program strategis ke depan.
“Jadi, Rembuk Nahdliyyin ini tujuannya adalah untuk menyerap aspirasi dari warga Nahdlatul Ulama dari para stakeholder dan warga Nahdliyyin,” terang KH. Abdul Wasid, Fasilitator acara tersebut.
Selain itu, lanjutnya, acara Rembuk Nahdliyyin ini juga untuk mengkaji permasalahan-permasalahan publik untuk dicarikan solusi bersama untuk kemaslahatan umat.
Sebelumnya, PCNU Sumenep telah melakukan pendataan terhadap Aspirasi dan permasalahan-permasalahan yang secara umum dikelompokkan menjadi 8 aspirasi dan permasalahan strategis untuk disikapi bersama.
“Delapan permasalahan tersebut, yaitu Ekonomi dan Kesejahteraan, Pendidikan dan Pesantren, Kesehatan dan Sosial, Politik dan Demokrasi Lokal, Keagamaan dan Dakwah, Budaya dan Tradisi, Lingkungan dan Kelautan, Digitalisasi dan Media Sosial,” imbuhnya. KUR
Jelang Konferensi 2025, PCNU Sumenep Gelar Rembuk Kebijakan Publik Untuk Kemaslahatan Umat






