Khidmat dan Penuh Makna, SMAYDAS Peringati Isra’ Mi’raj Bersama Ning Umi Laila

Sukodono, 19 Januari 2025 — Kompleks YPM Panjunan Sukodono menyelenggarakan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat. Kegiatan yang mengusung tema “Refleksi Spiritual untuk Generasi Masa Kini” ini dilaksanakan di Masjid Al Ishlah Panjunan Sukodono dan diikuti oleh murid-murid serta para guru dari berbagai unit pendidikan di lingkungan YPM Panjunan yang terdiri atas SMP YPM 2, SMA YPM 2, dan SMK YPM 5..

Peringatan Isra’ Mi’raj ini menjadi momentum penting untuk memperkuat keimanan sekaligus memperdalam pemahaman peserta didik terhadap makna perjalanan spiritual Rasulullah SAW. Acara diawali dengan penampilan grup banjari yang menghadirkan nuansa religius dan menambah kekhusyukan suasana. Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh pembawa acara yang memandu jalannya acara dengan tertib dan penuh semangat.

Baca juga  Puncak Hardiknas di Jatim Pecahkan Rekor MURI, 24 Ribu Murid Ikuti Senam Anak Indonesia Hebat

Suasana semakin syahdu saat pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh siswi SMP YPM 2 Sukodono. Lantunan ayat Al-Qur’an yang merdu dan tartil berhasil menenangkan hati para hadirin serta menguatkan nuansa spiritual sepanjang kegiatan.

Memasuki sesi sambutan, perwakilan Kompleks YPM Panjunan, Ibu Hj. Lailatul Mufidah, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan tonggak penting dalam sejarah Islam, khususnya sebagai peneguhan kewajiban shalat lima waktu bagi umat Islam. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak H. Muhammad Sayyid selaku Wakil Takmir Masjid Al Ishlah, yang mengucapkan terima kasih atas kepercayaan menjadikan Masjid Al Ishlah sebagai tempat pelaksanaan peringatan Isra’ Mi’raj.

Kegiatan dilanjutkan dengan mahalul qiyam, di mana seluruh hadirin berdiri sambil melantunkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dengan penuh rasa cinta dan penghormatan. Kekhusyukan semakin terasa ketika tamu istimewa, Ning Umi Laila, tiba di lokasi acara dan disambut dengan antusias oleh para murid.

Baca juga  Mulai 2027 Sekolah di Jatim Dilarang Rekrut Guru Honorer Baru

Puncak acara diisi dengan tausiyah inspiratif dari Ning Umi Laila yang menegaskan bahwa Isra’ Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan refleksi spiritual yang sangat relevan bagi generasi masa kini.
“Shalat adalah ibadah yang istimewa, karena perintah shalat disampaikan Allah SWT secara langsung kepada Nabi Muhammad SAW,” tutur beliau dalam tausiyahnya. Oleh karena itu, shalat harus dipahami sebagai sarana komunikasi utama antara hamba dan Allah SWT.

Suasana semakin semarak ketika Ning Umi Laila mengajak murid-murid untuk berinteraksi melalui sesi tanya jawab. Beragam pertanyaan seputar shalat, nama-nama malaikat, hingga hafalan Asmaul Husna berhasil dijawab dengan baik oleh para murid. Beberapa peserta yang mampu menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah serta kesempatan berfoto bersama.

Baca juga  Mendikdasmen dan Khofifah Lepas Ribuan Lulusan SMK Kerja Magang ke Luar Negeri

Menjelang akhir acara, panitia menyerahkan infaq sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi nyata nilai-nilai Islam. Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ning Umi Laila, memohon agar seluruh hadirin memperoleh ilmu yang bermanfaat, keselamatan di dunia dan akhirat, serta kekuatan untuk mengamalkan nilai-nilai Isra’ Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari. (jursmay)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *