Harga Minyak Dunia Melonjak, Maskapai Tak Ubah Tarif Haji

Pemerintah memastikan maskapai penerbangan belum berencana menaikkan tarif penerbangan haji 2026 meskipun harga minyak mentah dunia telah menembus 100 dolar Amerika per barel.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan, hingga saat ini maskapai tidak membahas rencana penyesuaian tarif saat bertemu dengan pemerintah.

“Kemarin kita bertemu dengan mereka juga tidak bicara tentang kenaikan harga,” kata Menteri Mochamad Irfan kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, pemerintah dan maskapai sebelumnya telah menyepakati tarif haji 2026 sebesar Rp 87,49 juta.

Kesepakatan tersebut juga sudah memasukkan perhitungan kemungkinan kenaikan harga minyak dunia sehingga risiko perubahan biaya relatif telah diantisipasi sejak awal.

Baca juga  Jemaah Haji Lansia Dapat Fasilitas Khusus di Bandara Madinah

Ia menegaskan, sampai saat ini maskapai belum mengajukan perubahan tarif karena kontrak kerja sama sudah disepakati sebelumnya.

“Sampai hari ini maskapai belum mengajukan perubahan harga karena memang kontraknya sudah kita sepakati beberapa waktu yang lalu,” ujarnya.

Alih-alih membahas kenaikan tarif, maskapai justru menyoroti potensi perubahan jalur penerbangan apabila konflik di kawasan Timur Tengah terus berlanjut.

“Hanya bicara tentang kemungkinan-kemungkinan perubahan jalur saja,” katanya.

Perubahan jalur tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi risiko keamanan penerbangan sekaligus menjaga kelancaran operasional haji 2026.(Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *