Gubernur Jatim Ingatkan ASN soal WFA Pascamudik Lebaran: Bukan Libur

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menerapkan kebijakan work form anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/ 2026.

Meskipun WFA, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan pelayanan masyarakat tetap tetap berjalan. Terlebih di sektor-sektor darurat seperti kesehatan dan penyelamatan.

“WFA bukan libur, WFA bukan santai-santai. Tapi tetap harus diikuti dengan tanggung jawab antara kelancaran pelayanan publik dan produktivitas pegawai,” tutur Khofifah di Surabaya, Rabu (18/3/2026).

Kebijakan WFA ASN diatur Surat Edaran Menteri PANRB No. 2/2026 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Tugas Kedinasan bagi Pegawai ASN di Instansi Pemerintah pada Masa Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Baca juga  Arcadia 37 Resmi Dilepas, SMAYDAS Antar Lulusan dengan Haru dan Prestasi Membanggakan

Dalam regulasi tersebut, WFA ASN berlaku pada 2 hari sebelum dan 3 hari setelah libur panjang Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idulfitri, yakni Senin – Selasa (16 – 17 Maret 2026) dan Rabu – Jumat (25 – 27 Maret 2026).

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pelaksanaan WFA ini dilakukan secara selektif dan bergiliran di setiap perangkat daerah, dengan ketentuan maksimal 50 persen pegawai yang diperbolehkan bekerja secara WFA.

Sementara itu, perangkat daerah yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat tetap diwajibkan bekerja dari kantor dengan sistem shift, guna memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

“Saya menegaskan bahwa pelaksanaan WFA ini bukan tambahan libur ataupun cuti, melainkan suatu mekanisme kerja yang memberikan keleluasaan lokasi kerja dengan tetap menjaga kedisiplinan dan produktivitas kinerja,” imbuhnya.

Baca juga  Mulai 2027 Sekolah di Jatim Dilarang Rekrut Guru Honorer Baru

Terakhir, Khofifah mengajak ASN untuk menjaga toleransi antarumat beragama. Seperti tidak menggunakan pengeras suara saat takbiran di wilayah mayoritas Hindu, demi kenyamanan bersamaa saat Perayaan Nyepi berlangsung.

“Terima kasih atas sinergitas yang telah terjaga. Jaga produktivitas, jaga tetap bahwa layanan-layanan publik kita tetap berjalan baik, meskipun ada ASN yang bekerja secara WFA,” pungkas Gubernur Khofifah. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *