Sidoarjo – SMK YPM 7 Tarik Sidoarjo sukses menyelenggarakan kegiatan Haflatul Wada’ bagi siswa kelas XII Angkatan ke-38 sebagai bentuk pelepasan dan penghormatan kepada para siswa yang telah menuntaskan pendidikan mereka di bangku sekolah menengah kejuruan.
Kegiatan yang berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh kehangatan tersebut dihadiri oleh jajaran yayasan, kepala sekolah, dewan guru, wali murid, serta tamu undangan. Momentum purnasiswa ini menjadi salah satu agenda penting sekolah yang sarat makna, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar SMK YPM 7 Tarik Sidoarjo
Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan bahwa Haflatul Wada’ bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud penghargaan atas perjuangan, proses dan perjalanan panjang para siswa selama menempuh pendidikan.
“Setiap anak memiliki cerita perjuangan masing-masing. Hari ini mereka tidak hanya dilepas sebagai lulusan, tetapi juga diantarkan dengan do’a, harapan, dan kebanggaan agar mampu menjadi generasi yang mandiri, berakhlak, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar M. Zainuk Fuad selaku Kepala SMK YPM 7 Tarik.
Berbagai rangkaian acara turut memeriahkan kegiatan tersebut, mulai dari prosesi purnasiswa, penampilan kreativitas siswa, pemberian penghargaan, hingga do’a bersama yang berlangsung penuh haru. Tidak sedikit wali murid maupun siswa yang tampak meneteskan air mata saat prosesi pelepasan berlangsung.

Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan prosesi pemberian anugerah beasiswa kepada siswa berprestasi dari Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA) sebagai bentuk apresiasi sekaligus dukungan bagi para lulusan untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Pemberian beasiswa tersebut disambut antusias dan menjadi motivasi tersendiri bagi para siswa agar terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri.
Keberhasilan kegiatan Haflatul Wada’ Angkatan ke-38 juga tidak lepas dari semangat kebersamaan seluruh guru dan panitia yang terlibat aktif dalam mempersiapkan acara. Kekompakan dan budaya saling melayani menjadi warna tersendiri yang memperlihatkan kuatnya rasa kekeluargaan di lingkungan SMK YPM 7 Tarik Sidoarjo.
Selain menjadi momen perpisahan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan wajah SMK YPM 7 Tarik Sidoarjo kepada masyarakat sebagai lembaga pendidikan yang terus berkembang, unggul dalam pelayanan, serta berkomitmen mencetak lulusan yang kompeten dan berkarakter.
Kegiatan Haflatul Wada’ kemudian ditutup dengan tausiyah dan do’a yang disampaikan oleh KH. Zainal Arifin, M. Ag yg juga sebagai dosen di UIN Maliki Malang. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh siswa untuk senantiasa menjaga akhlak, menghormati orang tua dan guru serta menjadikan ilmu sebagai bekal pengabdian dan kebermanfaatan di tengah masyarakat.
Haflatul Wada’ mungkin menjadi akhir dari masa sekolah, namun kebersamaan, kenangan dan nilai-nilai yang telah dibangun di SMK YPM 7 Tarik Sidoarjo akan selalu hidup dalam perjalanan para lulusannya.
— MZF —






