Press "Enter" to skip to content

Sambut Ramadhan Biasakan Sabar dan Memperbaiki

Sebentar lagi, bulan Ramadhan akan tiba. Saatnya umat Islam bersiap diri menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh dengan memperbanyak ibadah. Sebab di bulan yang penuh berkah ini, terdapat banyak keutamaan yang diberikan Allah kepada umat Islam.

Menurut KH. Miftachul Akhyar, Wakil Rois Am PBNU, salah satu yang perlu dipersiapkan menyongsong bulan ramadhan ini adalah dengan menanamkan kesabaran dan memperbaiki diri. Sebab di bulan suci ini, kesabaran dan baik tidaknya setiap orang akan diuji.
“Bulan Ramadhan ini adalah Sayyidul Asyhur, bulan yang paling Mulya yang di dalamnya terdapat Lailatul Qodar. Oleh karena itu, kita perlu menyiapkan diri menyambut bulan suci ini dengan penuh rasa syukur kepada Allah” terang KH. Miftachul Akhyar saat menyampaikan Tausiyah di Acara Istighasah dan Pengajian Umum Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor Saronggi, Sumenep, Kamis (10/5).

Lebih Lanjut, Wakil Rois Am PBNU ini menyampaikan bahwa menyiapkan diri menyongsong bulan Ramadhan sangat penting karena banyaknya kemurahan yang diberikan Allah Swt, lebih-lebih dengan adanya Lailatul Qodar, khususnya di malam-malam ganjil sepuluh hari terakhir.
“Barangsiapa yang tidak memperoleh Lailatul Qodar yang datang setiap tahun ini maka dia akan terhalang dari segala kebaikan. Oleh karena itu, kita harus menyiapkan diri dengan baik, seperti dengan meningkatkan ibadah di bulan Sya’ban hingga Ramadhan,” imbuhnya.
Keistimewaan malam Lailatul Qodar tersebut, lanjut KH. Miftah, ditegaskan langsung dalam al-Qur’an Surah Al-Qodar. Allah SWT berfirman yang artinya:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan” (QS. Al-Qodr: 1-3).

Baca juga  Kronologi Meninggalnya Ibu Hamil 8 Bulan bersama Janin Karena Corona

Kata seribu tahun (Alf) dalam bahasa Arab dulu menunjukkan makna yang tak terbatas. Orang Arab dulu bisa menyebutkan bilangan yang tidak terbatas itu dengan kata “Alf”. Ini menunjukkan betapa besarnya kebaikan yang diberikan Allah Swt, bahkan di dalam ayat di atas disembutkan Lailatul Qodar baik lagi dari seribu tahun.

“Oleh karena itu, jangan lewatkan Bulan Ramadhan ini berlalu begitu saja, tanpa menggapai hikmah dan keutamaan yang ada di dalamnya,” imbuhnya. 01/KU

DIRI

Sebentar lagi, bulan Ramadhan akan tiba. Saatnya umat Islam bersiap diri menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh dengan memperbanyak ibadah. Sebab di bulan yang penuh berkah ini, terdapat banyak keutamaan yang diberikan Allah kepada umat Islam.

Baca juga  Sempat Hujan, Alhamdulillah Wukuf Lancar

Menurut KH. Miftachul Akhyar, Wakil Rois Am PBNU, salah satu yang perlu dipersiapkan menyongsong bulan ramadhan ini adalah dengan menanamkan kesabaran dan memperbaiki diri. Sebab di bulan suci ini, kesabaran dan baik tidaknya setiap orang akan diuji.

“Bulan Ramadhan ini adalah Sayyidul Asyhur, bulan yang paling Mulya yang di dalamnya terdapat Lailatul Qodar. Oleh karena itu, kita perlu menyiapkan diri menyambut bulan suci ini dengan penuh rasa syukur kepada Allah” terang KH. Miftachul Akhyar saat menyampaikan Tausiyah di Acara Istighasah dan Pengajian Umum Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor Saronggi, Sumenep, Kamis (10/5).

Lebih Lanjut, Wakil Rois Am PBNU ini menyampaikan bahwa menyiapkan diri menyongsong bulan Ramadhan sangat penting karena banyaknya kemurahan yang diberikan Allah Swt, lebih-lebih dengan adanya Lailatul Qodar, khususnya di malam-malam ganjil sepuluh hari terakhir.
“Barangsiapa yang tidak memperoleh Lailatul Qodar yang datang setiap tahun ini maka dia akan terhalang dari segala kebaikan. Oleh karena itu, kita harus menyiapkan diri dengan baik, seperti dengan meningkatkan ibadah di bulan Sya’ban hingga Ramadhan,” imbuhnya.
Keistimewaan malam Lailatul Qodar tersebut, lanjut KH. Miftah, ditegaskan langsung dalam al-Qur’an Surah Al-Qodar. Allah SWT berfirman yang artinya:

Baca juga  Emas Antam Hari Ini Stagnan di Rp 956 Ribu per Gram

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan” (QS. Al-Qodr: 1-3).

Kata seribu tahun (Alf) dalam bahasa Arab dulu menunjukkan makna yang tak terbatas. Orang Arab dulu bisa menyebutkan bilangan yang tidak terbatas itu dengan kata “Alf”. Ini menunjukkan betapa besarnya kebaikan yang diberikan Allah Swt, bahkan di dalam ayat di atas disembutkan Lailatul Qodar baik lagi dari seribu tahun.

“Oleh karena itu, jangan lewatkan Bulan Ramadhan ini berlalu begitu saja, tanpa menggapai hikmah dan keutamaan yang ada di dalamnya,” imbuhnya. 01/KU

 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *