Luncurkan Aplikasi Dakwah, MUI Beri Panduan Berdakwah

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meluncurkan Aplikasi Dakwah MUI pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V pada Ahad (13/10/2019) di Masjid Al-Bilad kawasan Mandalika Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Aplikasi ini bisa download melalui google play di gadget umat Islam.

Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI KH Cholil Nafis, menuturkan dakwah di era digital ini memerlukan penyesuaian dengan perkembangan teknologi agar dakwah semakin efektif.

Objek dakwah sendiri saat ini, ujar Cholil yakni kaum milenial. Mereka yang lahir kurun waktu tahun 1980 sampai 2000.

“Dakwah di era millennial harus menggunakan metode yang tepat. Karena generasi millennial memiliki karakter tersendiri sebab mereka dengan teknologi informasi seperti gedget dapat tersambung internet,” tuturnya kepada majalahnurani.com

Panduan Ibadah

Aplikasi Dakwah MUI ini merupakan aplikasi yang akan menginformasikan terkait persoalan dakwah dan dapat dijadikan sebagai panduan praktis berdakwah.

Aplikasi ini juga berguna untuk panduan ibadah sehari-hari. Maka dengan aplikasi tersebut, dai diberi kemudahan akses informasi tentang problematika dakwah di daerah yang akan didakwahinya.

“Para dai dapat mengakses panduan-panduan dakwah MUI, sebagai bahan ceramah dan fatwa MUI, masyarakat dapat mengakses dai-dai yang sudah direkomendasi MUI (dai bersertifikat),” jelasnya.

Aplikasi Dakwah, terang Cholil, bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengetahui waktu shalat, cara membayar zakat, menemukan masjid, restoran halal, data-data keumatan, keberadaan kantor MUI dan ormas Islam lainnya.

“Kemudian juga ada program Al-Quran memudahkan masyarakat membaca Al-Quran di mana saja berada,” tegasnya.01/ Bagus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *