Press "Enter" to skip to content

PP Muhammadiyah: Kekerasan Harus Dicegah dan Ditindak Secara Hukum

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menanggapi soal penyerangan fisik terhadap pejabat negara dan warga negara.

“Ini merupakan bentuk kekerasan yang sangat memprihatinkan yang harus dicegah dan ditindak secara hukum,” ujarnya kepada majalahnurani.com Sabtu (12/10/2019).

Tidak Boleh Ditoleransi

Menurutnya apapun alasan dan siapapun pelakunya, tidak boleh ditoleransi adanya kekerasan yang menyakiti dan mengancam keselamatan jiwa sesama.

Haedar menegaskan, Negara Indonesia yang penduduknya beragama, ber-Pancasila, dan berkebudayaan luhur serta menjunjungtinggi hukum tidak boleh ada ruang bagi segala bentuk kekerasan.

Apakah kekerasan antar sesama warga negara, dari warga negara terhadap pejabat negara, dari pejabat negara terhadap warga negara, maupun oleh negara terhadap warga negara.

“Hukum harus benar-benar ditegakkan secara adil, tegas, dan objektif kepada siapapun yang melakukan tindakan kekerasan dan melanggar ketertiban umum tanpa pandang bulu. Hukum jangan disalahgunakan dan dipolitisasi agar tetap tegak dengan sebenar-benarnya dan seadil-adilnya,” tegas Haedar.

Jauhi Kebencian

Terakhir Haedar berpesan agar secara kultural di tubuh bangsa ini juga harus terus dipupuk sikap saling menghormati, mengasihi, toleransi, dan hidup damai dalam kebersamaan.

“Jika ada masalah selesaikan secara seksama dalam sistem yang berlaku dan semangat damai. Jauhi suasana kebencian, permusuhan, dan saling merugikan satu sama lain. Media sosial harus digunakan untuk kebaikan bagi kehidupan bersama dan jangan disalahgunakan sebagai sarana menyebarkan keburukan, permusuhan, kebencian, dan kemudharatan sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dalam membangun kehidupan yang berkeadaban mulia,” tandas Haedar. 01/Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *