Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Pemerintah mengambil sikap soal rencana Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump atas Palestina.
Seperti diketahui bahwa Trump menegaskan Kota Yerusalem akan menjadi ibu kota Israel, sebagai bagian dari peta jalan perdamaian Timur Tengah. Sedangkan Palestina akan diberikan hak untuk mengelola Yerusalem Timur sebagai ibu kota jika diakui sebagai negara.
Sekretaris Jenderal MUI, Anwar Abbas menyayangkan pernyataan Donald Trump tersebut. Menurutnya, pernyataan Trump sangat menyakiti hati rakyat Palestina.
“Untuk itu MUI mengimbau pemerintah Indonesia untuk tidak tinggal diam dan selalu berusaha dan berjuang untuk membela hak-hak rakyat Palestina sampai negara tersebut mendapatkan kemerdekaan,” katanya kepada majalahnurani.com Selasa (3/2/2020) malam.
Bentuk Perampasan
Anwar Abbas menilai pernyataan Trump merupakan bentuk perampasan dan perampokan terhadap hak rakyat dan bangsa Palestina.
“MUI juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan 57 negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) seperti Malaysia, Arab Saudi, hingga Mesir untuk menghentikan rencana Trump tersebut,” tandasnya.01/ Bagus






