Asosiasi Muslim Penyelenggaraa Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) DPD Jawa Timur menggelar Workshop perizinan PPIU online dan OSS pada Rabu (19/2/2020) di Hotel Utami Surabaya. Acara workshop ini juga mendapat support dari Bank Jatim Syariah dan Askrida Syariah.
Pengajuan NIP
Ketua DPD Amphuri Jatim M Sufyan menjelaskan, tujuan untuk workshop ini digelar yakni untuk menjembatani travel non PPIU baik anggota Amphuri atau non Amphuri. Termasuk untuk travel yang sedang memperpanjang izin PPIU atau BPW.
“Harapan kita agar teman teman travel segera mengurus izin PPIU atau BPW. Dan bagi mereka yang belum bergabung dengan Amphuri, maka diharapkan bisa ikut Amphuri,” tuturnya.
Saat ini ada 117 anggota travel Amphuri dan non Amphuri yang mengikuti workshop pagi ini. Sufyan menjelaskan OSS sistem juga akan dipaparkan untuk pengajuan nomor induk perusahaan.
“Karena muara sebelum punya PPIU dan BPW, maka harus terdaftar lebih dulu NIP nya,” tambahnya.
Moratorium Dibuka

Saat memberi sambutan, Kepala Pembinaan Haji dan Umrah Kemenag Jawa Timur H Macsun Zain SAg MSi mengaku moratorium umrah kembali dibuka Februari ini.
“Terkait pencabutan moratorium. Saya sampaikan bahwa jatim saat ini ada 96 PPIU. Degan dibukanya moratorium ini, maka mari berlomba-lomba mencari kebaikan, Fastabiqul Khoirot dalam melayani jamaah umrah haji,” ungkapnya.
Selain itu, Macsun juga mengingatkan agar PPIU segera mengurus atau memperpanjang perizinan BPW.
“Kami imbau agar segera mengurus BPW, sesuai peraturan Kementerian Agama,” sambungnya.

Pemimpin Divisi Bisnis Syariah Bank Jatim Syariah Didik Sudarsono mengaku bahwa
Bisnis umrah merupakan bisnis sampai akhir zaman. Karena umat Islam ingin haji umrah.
“Bank Jatim syariah akan mensuport travel Amphuri terkait jamaah dan tiketing. Kita juga baru selesai dengan siskopatuh Kemenag Februari lalu,” katanya.
Hingga saat ini workshop masih terus berjalan dengan pemaparan dari dinas perizinan dan Kemenag Jatim.
Bagus












