Pemerintah sudah membatalkan mudik gratis bersama. Tak hanya itu saja, pemerintah juga meminta masyarakat agar tak mudik, tak piknik ketika wabah Covid-19 masih menyebar.
Hal ini juga disampaikan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti.
Kepada majalahnurani.com, Abdul menjelaskan bahwa mudik lebaran tidak masalah jika wabah virus corona sudah teratasi dengan baik.
Jangan Memaksakan
Sebaliknya masyarakat sebelum memutuskan untuk mudik, Muhammadiyah mengimbau hendaknya masyarakat memantau perkembangan Covid-19 yang disampaikan resmi oleh pemerintah.
Jika kondisi belum membaik, Muhammadiyah menyarankan agar masyarakat tak memaksakan untuk mudik.
“Keselamatan dan kesehatan harus diutamakan,” ujarnya.
Menurut Abdul banyak cara yang bisa dilakukan untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan kolega. Bisa melalui telepon atau video.
Dia membenarkan jika silaturahim memang sangat dianjurkan dalam penting. Tapi perlu diketahui bahwa silaturahim juga tak harus bertatap muka. Apalagi di tengah wabah Covid-19.
“Memang penting kita bersilahturahmi dan sangat dianjurkan tetapi tidak harus dalam bentuk bertemu muka. Bisa cara lain yang lebih aman. Seperti telepon dan video call,” tandasnya.01/ Bagus












