Bukan Sebulan, Kota Tegal Akan Lockdown Lokal Hingga 4 Bulan

Sejumlah daerah adu cepat gengan penyebaran virus Corona. Salah satunya Kota Tegal yang bakal me-Lockdown wilayahnya. Tidak tanggung-tanggung, Lockdown itu akan berlangaung 4 bulan. Pada Rabu 25 Maret 2020 lalu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono membuat konferensi pers di Pendopo Ki Gede Sebayu Balai Kota Tegal.

Konferensi pers tersebut diunggah pada laman resmi Pemerintah Kota Tegal, @pemkot.tegal.
Dalam pertemuan dengan media tersebut Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono umumkan kasus virus corona yang terjadi di kotanya.

Wali Kota Tegal mengungkapkan bahwa di Tegal sendiri telah memiliki PDP sejumlah 22 orang dan ODP 37 orang. Ia juga mengungkapkan bahwa dari jumlah 22 PDP ada 14 kasus yang yang masih dirawat di rumah sakit yakni, 4 orang dari Kota Tegal, 3 orang asal Kabupaten Tegal, 6 orang asal Kabupaten Brebes dan 1 orang dari Kabupaten Pemalang dan semua dirawat di Kota Tegal, sedangkan 7 orang lainnya melakukan isolasi diri dirumah.Sementara itu 1 kasus dari PDP COVID-19 telah meninggal dunia.

Dedy dengan prihatin mengumumkan sudah ada satu orang positif di Kota tegal yang telah di konfirmasi.

“Berita yang sangat memprihatinkan , bahwa pasien laki-laki, berusia 34 tahun pada hari ini sudah dinyatakan positif COVID-19,” ujar Wali Kota Tegal yang diunggah akun resmi Instagram Pemkot Tegal.Kota Tegal dengan ini saya nyatakan sebagai darurat,” ujar Dedy tegas.

Maka dari itu Pemerintah Kota Tegal merencanakan Local Lockdown yang akan dilakukan pada akhir Maret mendatang hinhga sekitar 4 bulan mendatang. Pemerintah Kota Tegal berencana menggunakan pagar beton sebagai penghalang pada perbatasan dan hanya akan membuka jalur provinsi dan jalur nasional.

“Ini demi keselamatan untuk kita semua, kita rencanakan akan kita tutup dari tanggal 30 Maret sampai dengan 30 Juli ini demi keamaanan bersama,” tutur Wali Kota. Ym

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *