Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) akan mulai berlaku Selasa (28/4/2020).
Tetap Berjualan
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansah mengaku pada penerapan PSBB pedagang makanan, UMKM tetap bisa berjualan.
“Kalau ada orang yang mau jualan makanan ya silahkan tapi bahwa jangan ada kursi di sana, orang boleh take away bahkan kalau ada gedungnya bisa drive thru,” kata Khofifah dalam keterangan pers.
PSBB di Surabaya menurutnya harus terus disosialisasikan. Sosialisasi PSBB ini yang akan berperan besar adalah Satpol PP.
“Selain itu Kepala Disperindag juga kita minta untuk mengoneksikan penjual UMKM untuk bisa melayani penjualan online,” kata Khofifah.
Sembako Murah
Khofifah mengaku, pihaknya sudah melakukan pengondisian untuk mengatur siapa saja yang diarahkan dan difasilitasi untuk mendapatkan akses penjualan secara online.
Dia berarap selama wabah Covid-19 para pelaku usaha kecil dan menengah masih bisa mendapatkan income.
Khofifah menegaskan pemerintah Jatim
membantu pedagang dalam penjualan online.
“Maka yang kita juga bantu adalah penyiapan lumbung pangannya. Mulai dengan sistem go send, go shop, maupun yang belanja langsung. Pola ini yang kita siapkan untuk mudahkan akses dan memastikan masyarakat untuk bisa mendapatkan sembako yang lebih murah dari harga pasar,” terang Khofifah.01/ Bagus






