SBY Prihatin Ada Warga Banding-Bandingkan Nilai Bantuan

Di medsos masih ada warga yang membanding-bandingkan nilai bantuan. Hal itu membuat Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sangat prihatin. Keprihatinannya itu apabila masih ada yang membanding-bandingkan angka bantuan untuk masyarakat yang terdampak wabah corona atau Covid-19 di Indonesia.

“Saya ‘mengelus dada’ jika di media sosial ada yang membanding-bandingkan bantuan yang satu dengan yang lain, selama itu sifatnya bantuan pribadi. Bukan bantuan negara yang menggunakan uang negara, yang tentunya harus adil dan tepat sasaran,” kata SBY lewat Facebook yang dikutip di Jakarta, Sabtu (25/4/2020).

Menurut dia, pemerintah telah mengeluarkan dana dan anggaran yang besar untuk membantu rakyat yang sedang susah. Alangkah mulianya, jika kalangan masyarakat mampu apalagi sangat mampu juga mengulurkan bantuannya kepada kaum yang memerlukan.

Baca juga  Presiden Prabowo Targetkan Karhutla Selesai dalam 1-2 Minggu

“Kita harus menambah dan meningkatkan amal kita kepada sesama. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk kita bisa berbagi dan membantu mereka yang memerlukan,” ujarnya.

Tentu, SBY mengatakan bentuk bantuan bisa macam-macam seperti nasi kotak untuk berbuka puasa atau dibagikan kepada para petugas medis di rumah sakit yang merawat penderita Covid-19 dan berupa sembako yang dibagikan untuk masyarakat.

Selain itu, kata SBY, bantuan juga bisa diberikan dalam bentuk dana tunai (cash) yang bisa ditransfer kepada mereka yang sangat memerlukan. Kemudian, bisa juga memberikan alat dan perlengkapan untuk mencegah infeksi Covid-19.

Di samping itu, SBY mengingatkan pemerintah harus sabar terhadap masyarakat. Karena menurut dia, mungkin saja mereka nampak frustrasi bahkan marah terhadap aturan-aturan baru yang diberlakukan.

Baca juga  Prabowo Terbang ke Kalimantan Barat, Cegah Karhutla Meluas

“Secara pribadi, saya mendukung setiap kebijakan dan aturan pemerintah yang tujuannya untuk menyelamatkan rakyat dari ancaman serius Covid-19,” jelas dia.

Yang penting, kata dia, para petugas pemerintah di lapangan termasuk aparat keamanan, dengan sabar terus membimbing dan membantu rakyat dalam menjalankan aturan-aturan baru ini.

“Kesabaran pemerintah, juga merupakan ibadah dan sekaligus ujian dari Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa. Insya Allah kita lulus semua. Insya Allah Ramadhan 1441 Hijriah ini membawa hikmah dan kebaikan bagi kita semua,” ucapnya. ym

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *