Gubernur DKI Jakarta Imbau Para Dermawan Tidak Sedekah di Jalanan

Di bulan Ramadhan, fakir miskin di Jakarta biasanya bermuncul di sejumlah ruas jalan. Mereka menunggu dan berharap sedekah dari para derwaman yang melintas.

Pada Ramadhan tahun ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau kepada para pengguna jalan tidak memberikan bantuan atau sedekah di jalanan. Hal itu untuk mencegah kerumunan di saat Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota.

“Saya mengimbau kepada masyarakat yang ingin bersedekah gunakan jalur yang berbeda. Tahun ini jangan membagikan di jalan karena beresiko penularan,” ujar Anies dalam video yang unggah di YouTube Pemprov DKI, Senin (27/4).

Anies mengajak untuk sementara warga bisa menyalurkan bantuan atau sedekahnya ke lembaga-lembaga terkait. Kemudian, lembaga tersebut yang menyalurkan kepada fakir miskin.
Ia mengatakan selama bulan Ramadan banyak dermawan yang bersedekah rutin dan jumlahnya banyak di Jakarta. Adapun hal tersebut merangsang warga untuk berkerumun dan menunggu bantuan termasuk di pinggir-pinggir jalan.

Mantan menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menilai jika kondisi tersebut akan berpotensi penularan Covid-19. Dia pun telah memerintahkan jajarannya untuk mengangkut warga-warga yang berkerumun di pinggir jalan ke GOR.

Anies mengatakan selama di GOR warga yang diangkut akan didata dan dan akan diberi bantuan sampai warga tersebut dikembalikan ke rumahnya. “Intinya kita tidak ingin ada warga yang terlantar di jalan,” pungkasnya. Ym

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *