Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang, Malang, Senin (10/5/2020) digegerkan dengan ulah pria yang meminta bantuan uang Rp 5 miliar di kantor desa.
MERASA KESAL
Pria yang diketahui bernama Sudi (40) ini kesal lantaran permintaanya ditolak petugas desa. Seketika Sudi naik pitam.
Kapolsek Bululawang Kompol Pujiyono menceritakan, orang yang sebelumnya tak dikenal petugas desa ini ngomel-ngomel minta bantuan dana Rp 5 miliar dari desa.
“Ngomongnya ngelantur. Pelaku terus mencari kepala desa,” tutur puji memberikan keterangan pers.
Dalam keadaan marah-marah dan ngomel, Sudi akhirnya berjalan menuju sebuah rumah yang tak jauh dari kantor desa.
MEMBABI BUTA
Dia langsung nyelonong masuk ke rumah warga. Entah darimana tiba-tiba Sudi sudah memegang sabit.
Di rumah itu ada seorang bayi perempuan berinisial VN (1,5) sedang tidur. Sudi pun langsung menyabet bayi tersebut dengan sabitnya secara membabi buta.
Naas bayi ini langsung tewas dengan luka di wajahnya.
“Pelaku akhirnya masuk ke rumah korban yang tidak dijaga. Kala itu sang ibu korban berada berbelanja di toko,” ungkap Puji.
Tak puas, Sudi lantas bertemu dengan kakek korban. Tanpa pikir panjang Sudi melampiaskan emosinya dengan membacok lelaki tua berinisial S (65).
Sudi juga membacok bocah berinisial A yang sedang bermain di halaman rumah tersebut. Kedua korban tersebut mengalami luka parah di kepala.
TERNYATA GILA
Kontan warga langsung mendengar teriakan kakek dan bocah yang diserang Sudi. Polisi pun langsung menangkap Sudi dan mengevakuasi korban.
“Korban merupakan satu keluarga, yakni kakek dan kakak dari bayi. Kedua nyawanya masih bisa diselamatkan, masih perawatan di rumah sakit saat ini. Sedangkan yang bayi perempuan itu tewas seketika,” papar Puji.
Sudi yang ditetapkan sebagai tersangka ternyata mengalami gangguan jiwa.
“Pelaku memang orang gila. Saat ini dibawa ke RSJ Lawang,” pungkasnya.01/ Bagus






