Press "Enter" to skip to content

Prihatin, Surat Sehat Covid-19 Dijualbelikan

Masyarakat bisa menggunakan transportasi umum selama masa pandemi. Tapi syaratnya harus mempunyai surat keterangan kesehatan.

MEMPERSULIT SKRINING

Akhir-akhir ini rumornya, surat keterangan kesehatan marak diperjualbelikan. Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono mengendus adanya praktik jual beli surat keterangan sehat Covid-19 ini.

Menurut dia, ini semakin mempersulit petugas di lapangan untuk melakukan skrining kepada para calon penumpang transportasi umum.

Kini pihaknya langsung menyampaikan informasi tersebut ke Dirjen Perjuangan Darat.

“Ini membuat aparat di daerah semakin sulit untuk melakukan pengendalian karena semakin bias kondisi di lapangan dan mempersulit aparat kita untuk melakukan pemeriksaan,” tutur Nyono, Kamis (14/5/2020).

Tidak semua orang bisa menggunakan layanan transportasi umum selama Pandemi Covid-19. Mereka yang bisa menggunakan transportasi umum baik itu darat, laut, maupun udara harus mempunyai surat tugas baik itu ASN maupun TNI/Polri.

Baca juga  Khofifah Ngasih 100 Motor Trail bagi Daerah yang Turun jadi Zona Kuning Corona

Penumpang juga harus mempunyai surat keterangan negatif Covid-19 untuk memastikan semua penumpang sehat.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah meminta pihak kepolisian untuk menyelidiki informasi tersebut.

“Itu rumor, kita minta Pak Kapolri menugaskan timnya. Supaya rumor ini benar apa tidak, hoaks apa tidak supaya clear,” lanjut Khofifah.

BEBAS COVID

Khofifah juga berkordinasi dengan Kapolda untuk memberikan memverifikasi bernar atau tidaknya.

“Kita tunggu dulu,” imbuhnya.

Belum lama ini di media sosial viral potongan layar surat sehat dari Covid-19 yang diperdagangkan bebas di platform belanja online.

Dalam situs belanja online tersebut, tertulis judul gambar ‘surat sehat bebas covid’ disertai harga sebesar Rp 70 ribu.

Baca juga  KTT Ulama di Bogor, Din Syamsuddin Promokan Wasathiyat Islam

Dalam surat tersebut mencamtumkan contoh surat lengkap dengan logo dan stempel salah satu rumah sakit swasta di Serpong, Tangerang. 01/Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *