Press "Enter" to skip to content

Ketika Ahli Puasa Divonis Masuk Neraka

Oleh
Drs H Nur Cahya Hadi, Direktur Majalah Nurani Indonesia

Bismillah…..
Saudaraku, tanpa terasa Ramadhan sudah akan meninggalkan kita semua. Alhamdulillah, Insya Allah selama ramadhan itu pula, sudah banyak ibadah yang kita lakukan. Puasa, sedekah, shalatul Lail, baca Alquran dan amal kebajikan lainnya.
Namun meski demikian, kita harus tetap hati-hati. Karena ada sabda Rasulullah yang mengisyaratkan kepada umatnya bahwa ada seorang yang ahli puasa, shalat malam, sedekah dan amal kebajikan lain tetapi oleh Rasulullah divonis sebagai Ahli neraka. Mengapa?

JAGA LISAN
Saudaraku, dalam sebuah hadis Rasulullah pernah ditanya oleh seorang sahabat. “Wahai Rasulullah, sesungguhnya fulanah (seorang wanita) rajin mendirikan shalat malam, gemar puasa di siang hari, mengerjakan (kebaikan) dan bersedekah, tapi sering menyakiti tetangganya dengan lisannya.”

Begitu mendengar pertanyaan seperti itu, Rasulullah kemudian menjawab:
“Tidak ada kebaikan padanya, dia termasuk penghuni neraka.”

Baca juga  Dakwah Itu Panggilan Hati Nurani, Tak Perlu Sertitikat

Kemudian mereka (para sahabat) bertanya (lagi): “Fulanah (lainnya hanya) mengerjakan shalat wajib, dan bersedekah dengan beberapa potong keju, tapi tidak (pernah) menyakiti seorang pun.”
Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab:
“Dia adalah penghuni surga.”
Saudaraku, dari hadis yang diriwayatkan Imam al-Bukhari ini dapat kita simpulkan bahwa sesungguhnya ibadah kita akan sia sia kalau Hablum minallah kita tidak diimbangi dengan hamblum minannas.

Hubungan baik dengan Allah sudah dirintis dan dilakukan dengan puasa, shalat malam, sedekah dan amalan kebaikan lainnya. Tetapi kalau hubungan dengan manusia kurang bagus maka semua amalnya akan tertolak. Hanya karena tidak bisa menjaga lisan, tidak bisa bertutur kata yang baik kepada tetangga, kawan, saudara apalagi orang tua, maka seluruh amal baiknya akan tergerus habis dan dinyatakan oleh Rasulullah sebagai ahli neraka.

MASUK NERAKA
KARENA LISAN
Saudaraku, berkaitan dengan bahayanya lisan, Rasulullah juga sudah mengingatkan kepada umatnya bahwa yang banyak membuat orang tergelincir ke neraka adalah lisan dan farji. Sebagaimana sabdanya:

Baca juga  Rumusan Sidang Tanwir Diharapkan Mencerahkan Bangsa

135 – عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ الْجَنَّةَ فَقَالَ « تَقْوَى اللَّهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ ». وَسُئِلَ عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ النَّارَ فَقَالَ « الْفَمُ وَالْفَرْجُ ».
Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Sholallahu alaihi wasalam ditanya tentang apa penyebab terbanyak manusia masuk surga? Nabi menjawab: “Takwa kepada Allah dan akhlak yang baik”. Rasulullah Sholallahu alaihi wasalam juga ditanya tentang apa penyebab terbanyak manusia masuk neraka? Nabi menjawab: “Dua lobang, mulut dan kemaluan” (HR at-Turmudzi).

Dari hadis di atas dapat disimpulkan bahwa ada dua sebab yang menjadikan kebanyakan orang masuk surga dan ada dua sebab pula yang membuat kebanyakan orang masuk neraka. Yang banyak membuat orang masuk surga ada takwa kepada Allah dan akhlak yang baik. Dan yang membuat banyak orang masuk neraka adalah lisan dan kemaluan.

Baca juga  Menkes Setujui PSBB Surabaya Raya

Karena itu, mari amalan yang sudah kita lakukan selama ramadhan ini, kita jaga supaya tidak tergerus  dosa akibat lisan kita. Dosa lisan yang banyak membuat pahala kita habis diantaranya adalah ghibah, adu domba, mencaci maki, dan menyakiti tetangga, teman atau orang lain dengan perkataan yang membuat orang lain sakit hati atau tersinggung.
Semoga bermanfaat…

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *