Pemerintah Kota Surabaya memperketat penjagaan di 17 titik perbatasan kota.
“Untuk mengantisipasi arus mudik lebaran,” ujar Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, Sabtu (23/5/2020).
NEKAT MUDIK
Risma mengakui selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tahap II, pihaknya terus memantau 17 kawasan perbatasan Surabaya.
Bahkan pada saat menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri yang dimungkinkan banyak warga yang nekat mudik ke kampung halaman.
“Meskipun ini berat, namun tidak menjadi permasalahan,” sambungnya.
Pemkot Surabaya juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polri dan TNI yang membantu melakukan pengamanan di 17 perbatasan tersebut.
“Saya berterima kasih sudah dibantu Bapak Kapolda Jatim yang menyelesaikan permasalahan di perbatasan,” katanya.
TITIK PERBATASAN
Adapun 17 titik perbatasan di antaranya Terminal Tambak Oso Wilangun (Benowo), Dupak Rukun (Asemrowo), Kodikal (Pabean), Mayjen Sungkono di rumah pompa (Dukuh Pakis), Gunungsari (Jambangan), Kelurahan Kedurus (Karang Pilang), Masjid Agung (Gayungan) dan Jeruk (Lakarsantri).
Selanjutnya, di Terminal Benowo (Pakal), Tol Simo (Sukomanunggal), samping Cito (Dishub), Jalan MERR (Gunung Anyar), Suramadu (Kenjeran), Rungkut Menanggal (Gunung Anyar), Wiguna Gunung Anyar Tambak (Gunung Anyar), Margomulya (Tandes), dan Pondok Chandra (Gunung Anyar). Bagus






