Press "Enter" to skip to content

Jangan Coba Masuk Malang Tanpa Surat Keterangan, Dijamin Dipaksa Putar Balik

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya diberlakukan cukup ketat. Petugas akan mengecek setiap kendaraan yang masuk Malang. apabila ditemukan tidak membawa Surat Keterangan, maka akan dipaksa putar balik.


Seperti yang dilakukanpetugas pada Senin (25/5). Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menemukan mobil plat Sidoarjo bersikeras memasuki Kota Malang dengan modus angkut barang. Mobil tersebut terbukti mengangkut enam orang penumpang di Pospam Adipuro, Hawai Water Park, Malang.


Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto mengatakan, timnya menemukan mobil yang semula terlihat berisi tiga penumpang. Namun temuan awal ini dibantah setelah tim menemukan tiga penumpang lainnya di bangku belakang.

Baca juga  Ringankan Warga Terdampak Corona, Surabaya Akan gratiskan Tagihan PDAM


“Itu disembunyikan di belakang dengan ditutupi terpal,” kata Handi.
Penemuan pelanggaran semakin diperparah dengan tidak tersedianya surat keterangan jalan dari penumpang. Dishubpun mengindikasikan para penumpang memiliki modus masuk Kota Malang secara sembunyi. Tim langsung melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) lalu meminta mobil kembali ke daerah asalnya.


Berdasarkan data Pospam Kota Malang, sebanyak 57.904 kendaraan roda dua telah diperiksa pada Senin (25/5). Sekitar 2.866 R2 di antaranya telah diminta putar balik. Sementara kendaraan roda empat terperiksa sebanyak 33.521 dengan jumlah yang diputar balik sekitar 1.549 R4.
Adapun untuk blanko teguran PSBB, Handi dan tim telah mengeluarkan 1.611 surat teguran. Blanko teguran diberikan kepada pengguna kendaraan yang tidak menggunakan masker. Lalu suhu tubuh pengendara di atas normal dan R2 berbasis aplikasi mengangkut orang.

Baca juga  Demi Setop Sebaran Corona, IDI Inginkan Lockdown


Berikutnya, pengendara R2 membonceng orang tidak satu alamat atau bukan keluarga juga bisa mendapatkan blangko teguran. Penumpang R4 yang tidak memperhatikan posisi jarak atau mengangkut penumpang lebih dari 50 persen dari kapasitas. Kemudian kendaraan yang melebihi batas jam operasional selama PSBB dari pukul 04.00 sampai 22.00 WIB.
“Tak bawa identitas diri dan juga memfungsikan angkutan tidak semestinya seperti kejadian tadi pagi juga kita beri blanko teguran,” katanya. ym

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *