Press "Enter" to skip to content

Gugus Tugas Fokus Atasi Penularan Corona di Surabaya

Kasus penularan virus corona (Covid-19) di Surabaya masih tinggi. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menegaskan akan fokus mengatasi penyebaran Covid-19 di sana.

UNIT MOBILE

Doni menerangkan telah menyediakan dua unit mobile laboratorium biosafety level 2 (BSL 2) untuk menangani Covid-19 di Jawa Timur. Penyediaan mobile BSL 2 ini merupakan tindak lanjut perintah Presiden Joko Widodo agar fokus penanganan corona di Jatim.

“Tadi pagi sudah tiba satu unit mobile BSL 2 dan hari ini diberangkatkan lagi satu unit, sehingga akan ada dua unit yang beroperasi di Jatim yang membantu lab di sana,” kata Doni dalam jumpa pers usai rapat terbatas, Rabu (27/5/2020).

Baca juga  Update Corona 28 April 2021: Bertambah 5.241, Total Positif Corona 1.657.035 Kasus

Menurut Doni, mobile BSL 2 ini akan mempercepat proses pemeriksaan spesimen corona 800 per hari. Pihaknya juga menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membangun tiga unit rumah sakit lapangan dengan tenda, termasuk Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia untuk menangani pasien corona di Surabaya.

TIGA STASIONER

Selain itu, dikirimkan juga tiga stasioner di RS dr. Soetomo, BBLK Surabaya, dan Tulungagung. 

“Kita harapkan bertambahnya fasilitas ini warga kita yang sakit di Jawa Timur bisa mendapatkan perhatian yang memadai,” kata Doni.

Kepala BNPB ini mengatakan, kasus di Jatim terbilang tinggi lantaran banyak klaster penularan corona di antaranya dari klaster jemaah tablig Gowa, pesantren Temboro, dan pabrik rokok Sampoerna. Doni menuturkan, Pemprov Jatim telah berupaya melacak warga yang kontak dengan pasien positif dari klaster tersebut.

Baca juga  Demi Kemandirian, MUI Tolak Formalisasi Pesantren

“Ini jadi prioritas Jatim dan kabupaten/kota di Jatim. Ibu gubernur sangat sangat ulet melakukan upaya memutus mata rantai penularan dan tentu dibantu unsur TNI/Polri,” tandas Doni.01/ Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *