Press "Enter" to skip to content

Tulisannya di Twitter Tentang Gerwani Disoal, Iman Brotoseno Hapus Akun

Kontroversi pada sosok direktur Utama TVRI, Iman Brotoseno terus terjadi. Setelah karirnya yang pernah menjadi kontributor sebuah majalah dewasa, kini rekam jejaknya soal tulisan Gerwani di twitter juga disoal.


Adalah Roy Suryo yang mengunggah beberapa tweet Dirut TVRI Baru Iman Brotoseno. Unggahan Roy tersebut dalam rangka menelusuri rekam jejak Iman Brotoseno yang baru dipilih.
Roy mengunggah jejak digital Iman saat membahas soal Gerwani. Gerwani atau Gerakan Wanita Indonesia merupakan Organisasi perempuan yang berafiliasi dengan PKI. Dalam twitternya, Roy berkomentar, Iman mengunggah kultwit terkait Gerwani. Unggahan terkait itu muncul pada tahun 2018.


“Masih soal “Rekam Jejak” Dirut baru @TVRINasional Terusterang “salut” saja Mas @imanbr bisa panjang & detail Menuliskan KulTwit ttg GERWANI (Gerakan Wanita Indonesia PKI, Wikipedia) sampai 59 (Lima puluh sembilan) pages pada tgl 30-Sep-2018 / 53th G30S Apa maksudnya ya?” cuit @KRMTRoySuryo2, Sabtu (30/5).

Baca juga  Update Corona 9 Mei: Tambah 533, Positif Corona 13.465 Orang

ORGANISASI BERAFILIASI PKI
Roy mengunggah jejak digital Iman saat membahas soal Gerwani. Gerwani atau Gerakan Wanita Indonesia merupakan Organisasi perempuan yang berafiliasi dengan PKI. Dalam unggahannya Roy Suryo menampilkan fakta Iman Brotoseno menulis soal bagaimana Gerwani bisa hancur gara-gara hoaks. Berdasarkan penelusuran Roy, kultwit tersebut sampai lebih dari 50 halaman.


Roy pun mempertanyakan hal tersebut. Roy menyebut Iman mampu menjelaskan detail cerita terkait Gerwani tersebut. Dalam statusnya, Roy sempat memberikan tautan terkait status Iman. Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, tweet-tweet tersebut ternyata sudah dihapus oleh akun Twitter Iman Brotoseno.


Iman Brotoseno mengaku menonaktifkan medsosnya karena ingin fokus kerja sebagai dirut lembaga penyiaran pelat merah itu. “Iya (sengaja),” kata Iman, Ahad (31/5).
Iman enggan mengomentari lebih lanjut. Dia mengaku saat ini, ingin fokus bekerja memimpin TVRI.
“Saya mau fokus bekerja saja,” tutur Iman singkat.

Baca juga  Karena Badai Corona, Haruskah Mati di Lumbung Padi?

INGIN FOKUS KERJA
Dia hanya berpesan kepada masyarakat agar membiasakan budaya literasi. Hal itu bertujuan agar informasi yang didapat akurat.
“Pesan saya, agar masyarakat harus membiasakan dengan budaya literasi yang sehat, termasuk melakukan check balance, sehingga keakuratan informasi terjaga,” tutup Iman.
Dalam keterangan pers resminya sebelumnya terkait jejak rekam digitalnya yang disoal, Iman mengaku bertanggung jawab atas apa yang ditulisnya selama ini. Iman mengaku prihatin atas tuduhan segelintir orang termasuk salah satunya Mantan Menpora Roy Suryo yang turut merespons cuitannya di Twitter.


Iman mengaku kultwit yang disampaikan merupakan rangkaian kultwit dari bedah buku ‘Memahami Kontroversi Sejarah Orde Baru’ yang merangkum berbagai opini sejarawan, seperti Taufik Abdullah, Anhar Gonggong, Asvi Warman Adam, dan lain-lain.

Baca juga  Lanjutkan Sterilisasi Masjidil Haram, Bagian Atap dan Ruang Bawah Tanah Ditutup


“Terlebih kalau melihat rekam jejak saya, saya terbiasa bicara tentang sejarah. Karena saya memang penyuka sejarah. Tulisan saya banyak, tidak saja soal sejarah. Tapi juga soal Islam dan kebangsaan. Saya selalu berprinsip dengan sejarah kita melihat cermin kita sendiri,” katanya.
Ia mengaku prihatin jika ada pihak-pihak yang melakukan framing bahkan memelintir tulisannya sehingga menimbulkan persepsi yang berbeda.01/ ym

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *