Press "Enter" to skip to content

Astaghfirullah, Rebutan Rapid Test Massal, 100 Warga Surabaya Malah Positif Corona

Pemeriksaan rapid test massal di Keputih Surabaya Kamis (4/6/2020) kemarin malah berujung fatal. 100 orang dinyatakan positif terjangkit Corona dalam pemeriksaan itu. Diketahui, saat tes massal, warga berebut dengan tidak mengindahkan protokol kesehatan.

Pemeriksaan Rapid Test Massal itu digelar oleh Badan Intelijen Negara (BIN) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya,.

Dari ribuan warga yang hadir di Terminal Keputih Surabaya, perilaku warga Surabaya tidak terkontrol. Mereka pun berebut dan tak memperdulikan protokol kesehatan yang disiapkan petugas kesehatan dan Satpol PP yang disiapkan. Alhasil, dalam sehari, dari ribuan warga yang ikuti rapid test, 100 orang dinyatakan reaktif alias positif Covid-19.

Baca juga  Pemerintah Ingatkan Pemudik Selalu Jaga Jarak Fisik

Antrian bertumpuk-tumpuk dan berdempet-dempet sejak pagi pukul 07:00 WIB, sudah terlihat di terminal Keputih Surabaya. Mereka rela berdesak-desakan, untuk mendapat test yang pertama. Bahkan, beberapa orang pun tak memakai masker dan saling pegang kepala, dan pundak antar sesama antrean. Bahkan beberapa diantaranya tidak mengenakan masker. Meski sudah ditegur petugas untuk mengenakan masker, namun karena udara yang panas, tidak sedikit yang lantas membuka maskernya.

Petugas yang berjaga tampak kewalahan karena selain jumlah warga yang begitu banyak, warga juga acuh tak acuh saat diimbau menjaga jarak satu sama lain. Bukannya mundur dan menjaga jarak, mendengar seruan itu warga tampak bergeming dan tetap berdesak-desakan. “Ayo mundur, mundur, jaga jarak barisan kalian. Kalau tidak mundur, kalian tidak akan dilayani,” seru Camat Sukolilo Amalia kepada warga, Kamis (4/6/2020). Ym

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *