Press "Enter" to skip to content

Heboh, Direktur Rumah Sakit ini Sebut Covid-19 Seperti Flu Biasa dan tidak Mematikan

Virus Covid-19 termasuk virus yang tidak berbahaya dan tidak mematikan. Penjelasan itu disampaikan Dr H lalu Herman Mahaputra M.Kes., MH, Dr H lalu Herman Mahaputra M.Kes., MH yang dikutip Majalahnurani.com di channel Youtube Jalan Tengah, Sabtu (6/6).

Dijelaskan pria yang akrab dipanggil Dr Jack ini, tidak ada yang meninggal akibat corona. Mengenai data yang meninggal dunia akibat Corona sebenarnya mereka meninggal dunia karena penyakit penyerta lainnya seperti TBC, Diabetes, stroke dan sebagainya. Jadi bukan karena virus corona itu sendiri.

“Berbicara soal penyakit, maka kami ahlinya (Karena Tenaga Medis), Kita setuju Covid-19 itu adalah virus. Dalam disiplin keilmuan dijelaskan bahwa corona bisa sembuh sendiri. Antibodi yang membuat kita sembuh dari virus tersebut,” terangnya.

JANGAN BERLEBIHAN

Lebih lanjut, semua manusia punya antibodi atau imun. Saat ada virus masuk, maka pada hari ke 7 akan muncul antbodi. 14 hari kemudian virus itu lepas dari tubuh karena antibodi yang bagus. Kemudian kalau sudah terpapar Corona dan sembuh, maka kecil kemungkinan terjangkit lagi karena tubuh punya Self memory.

Baca juga  Waspada Metamorfosa Narkoba Berbentuk Mainan Anak-anak

“Saya berkewajiban meluruskan berita, selama ini banyak berita yang mencemaskan masyarakat, Penyakit ini (Covid-19) tidak mematikan. Sebaliknya penyakit MERS malah lebih sangat mematikan. Cuma penyebarannya Covid-19 yang kencang. Maka dari itu  Protokol covid wajib kita lakukan. Kalaupun kena covid-19 biarkan saja, buat olahraga, buat hati senang, maka virus itu akan lenyap,” tambahnya.

Berdasarkan pengalamannya menangani ODP, PDP, maupun positif Corona, Saya lihat, bulan maret berdatatangan pasien terpapar, kemudian kami analisa, sampai sekarang mana yang dikatakan berbahaya, itu tidak ada. Kalau mau jujur MERS lebih berbahaya. Saya ada data,” imbuhnya.

Ia menilai masyarakat berlebihan menyikapi Covid-19, akibatnya stres sendiri. Kecemasan yang berkepanjangan yang berdampak ke ekonomi. Memang benar harus Stay home, tapi jangan terus menerus karena kita juga butuh makan, butuh adaptasi. Maka dari itu yang pedagang silahkan berdagang lagi, tapi jaga jarak, rajin cuci tangan, hidup bersih, protokol kesehatan tetap diterapkan.

Baca juga  Meneruskan Tradisi Rasulullah & Jibril di Bulan Ramadhan

“Pengalaman saya, kalau ada pasien datang dengan keluhan itu ISPA, kita masukkan ke PDP, tapi kalau ada stroke, Phnumia, sakit paru, maka masuk pasien reguler, biasanya kita lanjutkan dengan Screnning, labolatorium, dan swab,” katanya.

MENJADI TERBIASA

Apakah setuju tidak dengan statemen WHO bahwa corona tidak akan pergi dari dunia ini? Dr Jack menganggap covid-19 ini sama dengan flu biasa, tidak akan pernah hilang, selama dengan imun yang kuat maka virus ini bisa sembuh. Kalau antibodi manusia bagus, lama lama seperti covid-19 ini seperti flu biasa. 

“Jadi jelas disampaikan presiden, kita berdamai corona. Kita mengajarkan hidup bersih, protokol, artinya new normal. Tempat ibadah diaktifkan kembali tentu dengan protokol, Mari kembali pola hidup bersih, banyak manfaat, Penyakit diare berkurang, demam berdarah akan turun karena orang akan bersih bersih lingkungan,” pungkasnya. Ym

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *