Press "Enter" to skip to content

Lumajang Blitar Zona Kuning, Persiapan New Normal

Lumajang dan Blitar di peta sebaran COVID-19 warnanya berubah jadi kuning, yang sebelumnya merah.
Di kota ini ternyata statusnya berubah setelah angka penyebaran Corona turun.

“Udate dari BNPB, dua kota di Jatim sudah masuk risiko rendah warnanya jadi kuning, Lumajang dan Kota Blitar,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah, Ahad malam (7/6/2020).

TIDAK ADA PENAMBAHAN

Penurunan risiko itu, lanjut Khofifah, dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah tidak adanya penambahan kasus yang terkonfirmasi positif COVID-19, selama sepekan terakhir. Penurunan status dari zona merah menjadi kuning tersebut akan mendukung rencana persiapan menuju new normal. 

“Kami harap Tulungagung bisa mengikuti Kota Blitar, kalau seminggu tidak ada lagi maka BNPB akan mengeluarkan peta menjadi kuning atau rendah,” imbuhnya. 

Baca juga  DPR Minta Mendikbud Kurangi Anggaran Biaya Sekolah

TIGA INDIKATOR

Menurut Khofifah, sebelum diterapkan new normal, kota paparan COVID-19 harus memasuki masa transisi, dengan memenuhi enam indikator sesuai dengan standar WHO. Sedangkan untuk masuk ke tahap new normal membutuhkan tiga indikator.

“Ini new normal, misalnya kita lihat dalam dua pekan turun 50 persen. Ini (masuk) transisi, karena ada bottom up participation, itu dalam poin enam, kalau poin pertamanya adalah COVID-19 ini terkontrol,” ujarnya. 

Khofifah memastikan, proses penetapan masa transisi maupun new normal akan tetap berpegang pada indikator yang telah ditetapkan oleh WHO.

TULUNGAGUNG MENYUSUL

Dia berharap nantinya Tulungagung bisa segera menyusul statusnya Lumajang dan Kota Blitar. Sebab akan berdampak terhadap perekonomian maupun kehidupan sosial lainnya. Apalagi Tulungagung memiliki berbagai industri dan UMKM yang berperan besar dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. 

Baca juga  Arab Saudi Perluas Larangan Jam Malam

“Tulungagung ini pantainya keren, pasti sudah persiapan untuk new normal. Industri kreatif kuar hiasa. Bahkan rumah sakit lapangan di Surabaya, tendanya bikinan Tulungagung,” tandasnya. Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *