Press "Enter" to skip to content

Gugus Kuratif Jatim: Ciri Virus Corona, Sulit Diprediksi

Ketua Gugus Kuratif Penanganan COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi mengakui bahwa ciri virus Corona yakni sulit diprediksi.

PERJALANAN VIRUS

Dia memaparkan, perjalanan penyakit menderita Covid-19 unpredictable tidak bisa diprediksi.

“Sampai saat ini kita semua tidak tahu bagaimana rahasia Covid-19,” kata Joni, Jumat (12/6/2020).

Dari pengamatannya, ada pemuda di RSU Soetomo berumur 38 tahun yang mengalami gagal nafas. Kemudian dimasukkan di ruang ventilator. Lalu pemuda itu bisa duduk bisa makan.

“Akhirnya dipindah di Highcare, lalu tiba-tiba meninggal seperti kayak kena jantung. Inilah Covid-19 susah diprediksi,” jelasnya.

Kemudian ada lagi pasien yang datang dengan keadaan buruk sudah memakai ventilator. Setelah itu dirawat dan sehat.

Baca juga  MUI Menilai Pemerintah Tak Konsekuen Dengan Aturannya

“Sekarag orangnya gemuk. Inilah Covid19. Kami berupaya menekan angka kematian,” terangnya.

TERUS DIPELAJARI

Joni juga menilai ada pasien yang sebenarnya tahu dirinya COVID-19 tapi denial (menolak dirawat). Sampai akhirnya parah dan meninggal dunia.

Kalau di Soetomo, 62,9 persen menggunakan ventilator meninggal dunia. Kita belum tahu mengapa, banyak hal yang terus dipelajari. Penularannya gampang lewat droplet. Ya harus ditaati, physical distancing, social distancing. Jangan pernah menentang Covid-19. Ada yang batuk pilek, meninggal, sangat variasi case-nya. Kami sudah merawat yang sedang opname 231 orang,” tandasnya. Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *