Press "Enter" to skip to content

Pakar Epidemiologi Unair: Surabaya Belum Saatnya Terapkan New Normal

Kasus penularan Corona di Jawa Timur terus meningkat. Rata-rata sehari diatas 100 sampai 200 orang.

TINGKAT PENULARAN

Pakar Epidemiologi dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Dr dr Windhu Purnomo menilai Surabaya belum saatnya menerapkan era transisi new normal.

Menurutnya ada salah satu syarat penting dari penerapan transisi new normal. Yakni tingkat penularan atau bilangan reproduksi efektif (Rt) harus di bawah angka 1 selama 14 hari berturut-turut. Sedangkan di Jatim, angkanya masih naik turun.

“Salah satu syarat penting masa transisi adalah tingkat penularan atau RT sudah di bawah 1 berturut-turut konsisten selama 14 hari. Itu yang pertama, belum yang lain-lainnya. Tapi ini saja belum terpenuhi Surabaya, Jawa Timur belum,” jelas dia saat memberikan keterangan pers, Kamis (18/6/2020).

Baca juga  Plus Minus Kurban Sistem online

Diakuinya bahwa Surabaya menjadi sentral atau daerah dengan penularan dan kasus yang cukup tinggi. Kendati Rt di Surabaya pernah di bawah 1, namun hal ini hanya berlangsung beberapa hari saja.

“Tanggal on set terakhir tanggal 11 Juni, jadi 3 hari tanggal 9, 10, 11 Juni itu Surabaya sebetulnya sudah bagus Rt-nya tingkat penularannya sudah kurang dari 1. Tapi itu 3 hari,” tegasnya. Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *