Press "Enter" to skip to content

Inilah 7 Maklumat Ponpes Tebuireng Jombang Terkait Corona

Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang, telah mengeluarkan maklumat terkait dengan berbagai dinamika lapangan penanganan COVID-19 di tengah-tengah masyarakat. Ada tujuh poin maklumat yang ditandatangani oleh oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz, Ahad (21/6).


Maklumat dikeluarkan juga mempertimbangkan semakin lebarnya kesenjangan persepsi antara sebagian masyarakat dan petugas kesehatan, sehingga Pesantren Tebuireng Jombang merasa perlu menyampaikan pandangan sebagai masukan kepada pihak-pihak terkait.

WUJUD KEPRIHATINAN
KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disebut Gus Kikin menegaskan bahwa maklumat tersebut muncul dari keprihatinan di pesantren setelah melihat perkembangan situasi dan kondisi di masyarakat.
“Setelah diskusi yang cukup panjang, inilah sebagian sumbangan pemikiran yang dapat sampaikan dalam merespon perkembangan saat ini,” ujar Gus Kikin.

Baca juga  Rakernas MUI Promosikan Wisata Religi


Ketujuh maklumat tersebut diantaranya meminta agar proses pemulasaraan jenazah dan pemakaman pasien yang diduga terkonfirmasi COVID-19 sesuai dengan agama yang dianut masing-masing pasien.
Selain membahas soal proses pemulasaraan jenazah, isi maklumat lainnya adalah bahwa Pesantren Tebuireng Jombang juga mengapresiasi ikhtiar pemerintah dan pemerintah daerah dalam upaya percepatan penanganan COVID-19, khususnya terkait dengan peningkatan jumlah pemeriksaan secara masif dan pelacakan kasus (tracing) di masyarakat.

Pesantren Tebuireng Jombang juga meminta pemerintah mengimbangi ikhtiar positif tersebut dengan memperbaiki strategi komunikasi publik dan memperkuat pendekatan kultural serta memperhatikan aspek budaya masyarakat dan kearifan lokal di masing-masing daerah.
Selain itu, berkenaan dengan semakin banyaknya kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat, meminta semua pihak untuk menjaga kejernihan pikiran, mengedepankan aspek tabayun dan menahan diri dengan tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya.

Baca juga  Terlanjur Mudik, Masyarakat Diminta Tak Kembali Selama Wabah Corona

APRESIASI PETUGAS KESEHATAN
Pada poin selanjutnya, Pesantren Tebuireng Jombang juga berharap kepada para tokoh masyarakat agar berperan aktif dalam upaya mengedukasi dan menenangkan masyarakat dalam menghadapi situasi pandemi ini.
Sedangkan pada poin lainnya, Pesantren Tebuireng Jombang juga mengharapkan semua pihak yang terkait dengan penanganan COVID-19 untuk mengedepankan sikap jujur, amanah dan pertanggungjawaban moral yang setinggi-tingginya.


Pada poin ketujuh, Pesantren Tebuireng Jombang juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petugas medis yang telah menjadi garda terdepan dalam penanganan COVID-19 dan mendoakan semoga almarhum/almarhumah memperoleh status sebagai syahid akhirah di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran.
“Maklumat ini disampaikan sebagai ikhtiar Pesantren Tebuireng untuk mewujudkan kemashalahatan bersama dan dalam upaya menjaga kondusifitasdi tengah-tengah masyarakat. Termasuk meminimalkan kesenjangan persepsi dan komunikasi antara sebagian masyarakat dan petugas kesehatan,” kata Gus Kikin. ym

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *