Press "Enter" to skip to content

Surya Grahan dan Online Prayer Booking System

Hari Ahad kemarin 21 Juni 2020 ada tiga kejadian menarik.

Pertama, gerhana matahari di berbagai belahan dunia, termasuk di New Delhi India tempat saya tinggal sekarang.

Ternyata bahasa Hindi “gerhana matahari” adalah “surya grahan” (tentu nggak perlu dijelaskan bahasa mana yang jadi asal awalnya, yang jelas surya=matahari dan grahan=gerhana).

Ada kepercayaan di India bahwa selama beberapa jam proses gerhana maka tetap dirumah saja. Apalagi wanita hamil memang jangan keluar rumah.

Juga ada kepercayaan untuk jangan makan selama gerhana terjadi, jangan pula memasak, dan jangan bercocok tanam, serta bahkan jangan melakukan hubungan suami istri di waktu gerhana supaya jangan terjadi kehamilan.

Pas waktu gerhana kemarin saya keluar, memang sepi, tapi tetap ada beberapa orang di toko, dan saya berfoto di taman depan rumah (sayang saya memfoto matahari dengan HO dan “gatot”, gagal total).

Baca juga  Lumajang Blitar Zona Kuning, Persiapan New Normal

Taman lingkungan ini memang terpelihara baik, banyak warga yang jalan-jalan disini, dan ada lebih dari lima taman-taman sejenis di dalam kompleks perumahan saya.

YOGA DAY

Kejadian ke dua, 21 Juni adalah Intenational Yoga Day. Tahun-tahun yang lalu ramai dirayakan. Pagi-pagi orang berduyun-duyun yoga massal. Tapi tentu tahun ini semua acara dibatalkan sesuai tema tahun ini “Yoga for Health – Yoga at Home”.

PM India menyatakan bahwa Pranayama (yoga pernapasan) baik untuk kesehatan paru dimana kita tahu bahwa Covid banyak menyerang paru.

MASJID DI MAKKAH BUKA

Kejadian ke tiga (bukan di India tapi penting untuk umat Muslim kita), menurut berita bahwa Saudi Arabia akan membuka masjid di Mekkah pada hari Ahad 21 Juni kemarin.

Baca juga  Dalam Sehari Pasien Corona Bertambah 218 Kasus

Data Covid Saudi Arabia per 20 Juni adalah jumlah kasus 154 323 dan sembuh 98 917. Kasus baru Covid di Saudi masih terus meningkat, walau memang angka kematiannya kecil sekali, 0,8%.

Data lain dari Saudi Arabia:
• 52% kasus barunya adalah warga oSaudis, 30% wanita dan 9% anak-anak
• Kota dengan infeksi tertinggi: Riyadh (2,371), Makkah (282), Jeddah (279), Hufuf (273), Madina (156), Taif (140), Dammam (137) dan Dhahran (123).
• Kemenkes Saudi menyetujui penggunaan dexamethasone dalam protokol pengobatan mereka, sesuai hasil uni klinik di Inggris.

Saya juga hari Ahad kemarin nonton TV Singapura yang menyebutkan sholat Jumat di masjid di Singapura akan dimulai pada 26 Juni 2020, dengan “online prayer booking system”, maksimal 50 orang per session di dalam masjid, dan ada jeda 30 menit antara 2 sessi.

Baca juga  Kunjungi PP Muhammadiyah, Dubes Australia Perluas Kerjasama Pendidikan

Tulisan ini dikirimkan oleh Prof Tjandra Yoga Aditama,
Mantan DirJen P2P dan Mantan Kepala Balitbangkes, Kementerian Kesehatan.
Kini sebagai Direktur Penyakit Menular WHO regional Asia Tenggara.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *