Press "Enter" to skip to content

Perawat Hamil RS Gotong Royong Surabaya Meninggal Positif Corona

Dewan Pengurus PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Provinsi Jawa Timur tengah berduka atas meninggalnya seorang perawat RS Sakit Gotong Royong Surabaya karena positif COVID-19 pada Rabu (24/6/2020).

Perawat ini bernama Vivitra Wallada menghembuskan napas terakhir pukul 03.35 WIB.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiuun. Turut berduka cita dan belasungkawa atas berpulangnya pejuang kesehatan dan kolega kami, Vivitra Wallada pada hari Rabu (24/6) pukul 03.35 WIB. Perawat RS Gotong Royong Surabaya, semoga amal ibadah diterima Allah SWT,” tulis keterangan PPNI Jatim.

Ketua PPNI Jatim, Prof Nursalam me jelaskan Vivi
meninggal di RSAL dr Ramelan Surabaya.

“Benar beliau meninggal di ICU RSAL Surabaya, dinihari tadi menjelang subuh pukul 03.35 WIB,” ujarnya.

Baca juga  21 Jamaah SBL Gagal Berangkat Umrah

TROMBOSIT MENURUN

Nursalam memaparkan, perawat berusia 26 tahun sempat dirapid test namun hasilnya non-reaktif.

“Kronologi pasien dirapid pertama tanggal 15 Juni 2020, hasil rapid non reaktif. Pasien tetap merasa demam dan trombosit menurun. Karena masih demam, pasien akhinrya dirapid ulang dan difoto thorax dan hasilnya reaktif,” jelas Nursalam.

Kemudian, setelah hasil thorax keluar menunjukkan bahwa pneumonia di paru-paru perawat tersebut. Sehingga disarankan untuk opname.

“Opname tanggal 18 Juni 2020 dan tanggal 20 Juni jam dirujuk ke RSAL Surabaya karena pasien sesak karena dalam kondisi hamil 8 bulan,” tandasnya. Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *