Dilansir di Al Arabiya, Selasa (8/12), untuk pertama kalinya selama pelaksanaan ibadah umrah di masa pandemi, Madinah menjadi tujuan pertama jamaah. 135 jamaah umrah gelombang pertama ini berasal dari Indonesia. Kali pertama ini dilakukan Kerajaan setelah berbulan-bulan menangguhkan masuknya semua orang di luar Kerajaan, sebagai bagian dari upaya untuk mengekang wabah virus corona.
ISOLASI 3 HARI
135 jamaah umrah dari Indonesia ini tiba di lokasi penginapan di Medina, Senin (7/12) waktu setempat. Di penginapan ini, jamaah akan menjalankan prosedur isolasi selama tiga hari untuk memastikan keselamatan mereka.
Menurut protokol yang diumumkan oleh Kementerian Haji dan Umrah, masuknya pengunjung ke Masjid Nabawi akan diatur secara ketat. 135 jemaah umrah dari Indonesia diperkirakan akan menghabiskan beberapa hari sebelum menuju ke situs suci di Makkah untuk menunaikan ibadah umrah.
FASE KETIGA
Masjid Nabawi di Madinah dibuka untuk umum mulai 31 Mei. Kebijakan ini merupakan bagian dari rencana pemerintah meringankan pembatasan, dalam menghadapi penyebaran virus Covid-19 dan membuka kembali Kerajaan.
Sebelumnya, Kerajaan menetapkan kebijakan melakukan penguncian wilayah secara total atau 24 jam, di awal pandemi virus corona pada April 2020. Di bawah fase ketiga pelaksanaan kembali ibadah umrah, Kerajaan mengizinkan 20.000 jamaah umrah dan 60.000 jamaah shalat untuk masuk ke dalam Dua Masjid suci. Puluhan ribu jamaah ini datang dari dalam dan luar negeri. ym






