Kepala BPOM Penny Lukito baru saja mengeluarkan izin vaksin Sinovac. Menurutnya vaksin corona diharapkan menjadi penentu dalam mengatasi pandemi di mana seluruh negara di dunia sedang melakukan hal yang sama.
“Pertama hasil evaluasi dari data keamanan diperoleh dari uji klinis fase 3 di indo di Turki dan Brasil sebesar 65,3 persen,” ucapnya usai umumkan izin vaksin Sinovac, Senin (11/1/2021).
Dari hasil tersebut, katanya, secara keseluruhan aman dengan kejadian efek samping vaksin yang ditimbulkan bersifat ringan-sedang.
SAKIT KEPALA
Beberapa efek samping vaksin tingkat sedang yang ditimbulkan antara lain nyeri lokal, nyeri otot, pembengkakan, sakit kepala hanya 0,1 persen.
Selain itu, efek samping lain yang muncul setelah vaksinasi coronavac sinovac adalah diare 1-1,5 persen.
“Efek samping ini tidak berbahaya, dan juga dialami oleh orang yang mendapatkan plasebo,” sambungnya
Efek samping vaksin ini disebut sebagai Kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) ini juga masih terus diteliti.
“KIPI Ini bisa dilaporkan ke fasilitas pelayanan kesehatan tempat dia divaksin. Karena mungkin bisa jadi dalam 30 menit akan hilang untuk efek samping ringan,” tegasnya. Bagus






