Press "Enter" to skip to content

Menkes Budi Akui Strategi Pemerintah Tangani Pandemi Covid-19 Selama ini Salah

Pernyataan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin yang mengakui selama ini strategi testing, tracing, dan treatment atau 3T yang dijalankan pemerintah dalam menangani pandemi virus corona (Covid-19) salah sasaran, ramai diperbincangkan, Jumat (22/1/2021).

Menurut Budi, hal itu disebabkan testing yang dilakukan selama ini salah. Sebab, menurutnya, satu orang bisa dilakukan tes berulang kali, karena alasan bepergian.

TESTINGNYA SALAH

Ia mencontohkan, dirinya bisa lima kali mengikuti tes PCR swab dalam seminggu hanya untuk bertemu Presiden Joko Widodo.

“Kita itu enggak disiplin, cara testing-nya salah. Testing banyak, tapi kok naik terus, habis yang dites orang kayak saya. Setiap mau ke presiden dites,” kata Budi dalam sebuah diskusi virtual yang ditayangkan kanal PRMN SuCi di Youtube,

Baca juga  Sebaran Corona 22 April: Ada 19 Provinsi, Total 283 Pasien

Menurut Budi, testing dalam masa pandemi tidak seperti itu. Seharusnya, tes digencarkan ke orang-orang yang berstatus suspek.

Selama ini orang-orang yang sering berpergian kerap melakukan tes PCR swab.

Hal tersebut berdampak pada kenaikan jumlah tes yang dilakukan di Indonesia, sehingga memenuhi standar tes yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).

“Tapi enggak ada gunanya testingnya. Secara epidemiologi, hal-hal gitu yang harus diberesin,” tuturnya. Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *