by

Membantu Percepatan Vaksinasi, Polres Mojokerto Luncurkan Mobil Tracing dan Vaksin Keliling

Dalam rangka mendukung percepatan vaksinasi di Kabupaten Mojokerto, Polres Mojokerto pada Sabtu (31/7) me-launching mobil tracing dan mobil vaksin keliling.

Peluncuran mobil yang nantinya berkeliling ke titik-titik masyarakat di wilayah Kabupaten Mojokerto tersebut dilakukan oleh Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander bersama Forkopimda Mojokerto, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Kajari Mojokerto Gaos Wicaksono dan Dandim 0815 Mojokerto Letkol inf Beny Asman.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan peluncuran Mobil Tracing dan Mobil Vaksin door to door tersebut disiapkan Polres Mojokerto untuk membantu percepatan vaksinasi dan tracing dalam rangka untuk memantau masyarakat yang terpapar Covid-19 dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Mojokerto.

Baca juga  Update Corona 23 Oktober 2021: Kasus Baru 802, Kematian 23 Orang

“Kegiatan ini juga dilakukan untuk menunjukkan sinergitas Polri, pemerintah Kabupaten Mojokerto dan Kejaksaan, kami juga terus melaksanakan vaksinasi, begitu juga teman-teman dari TNI melaksanakan vaksinasi dengan gerai vaksin TNI dan Polri, ditambah dengan program pemerintah untuk TNI dan Polri untuk membantu tracer dalam rangka mencari dan menemukan kontak erat dengan pasien Covid-19 untuk bisa membantu tenaga kesehatan untuk nantinya memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Mojokerto,” ujar Kapolres Mojokerto kepada awak media.

Dikatakannya lebih lanjut, ada dua mobil yang disiapkan, masing-masing mobil vaksin yang akan melakukan vaksinasi berkeliling door to door ke wilayah kabupaten Mojokerto. Setiap harinya mobil vaksin itu mampu menyuntikkan sebanyak 200 vaksin. Kemudian ada mobil tracing, yang juga bersifat berkeliling untuk melakukan tracing membantu tenaga kesehatan yang ada di puskesmas.

Baca juga  Peringati Maulid Nabi Muhammad, Kapolresta Mojokerto : Sosok Agung Bagi Alam Semesta

“Dalam tracing nantinya akan ada kerjasama antara Babhinsa, Babinkamtibmas dan Bidan desa di masing-masing wilayah,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut juga ditetapkan Duta Vaksin dan Duta Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan melibatkan kaum millenial antara lain pemain sepak bola yang pernah membela Timnas Indonesia asal Mojokerto, Hansamu Yama Pranata dan Mukhlis Hadi Ning Syaifullah.

“Kami juga membentuk duta vaksin dan duta PPKM, salah satunya memberikan pencerahan kepada masyarakat bahwa vaksin itu aman, vaksin disiapkan oleh pemerintah untuk membentuk Herd Immunity dan di sini juga ada duta PPKM agar seluruh bisa mematuhi protokol kesehatan dan mematuhi protokol PPKM level 4 untuk membatasi kegiatan mobilitas,” pungkasnya.
Ym

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed