by

Arab Menolak Kunjungan Wisatawan Hanya Divaksin Sinovac

Pemerintah Arab Saudi ternyata menolak kunjungan wisatawan yang hanya di vaksin dengan dosis Sinopharm atau Sinovac.

Seperti dilansir dari alarabiya.net, pada Rabu (11/8), juru bicara Kementerian Kesehatan Kerajaan Mohammed al-Abd al-Ali, menyangkal rumor yang beredar secara online bahwa wisatawan dengan vaksin sinovac bisa masuk.

Namun demikian, warga dan penduduk yang menerima salah satu dari vaksin buatan China ini dapat mengambil suntikan booster dari salah satu vaksin yang disetujui Arab.

Empat vaksin yang saat ini disetujui di Arab Saudi yakni Moderna, Pfizer-BioNTech, Johnson & Johnson, dan AstraZeneca-Oxford.

Pekan lalu, portal e-visa negara itu mengatakan bahwa Arab Saudi hanya akan mengizinkan masuknya wisatawan yang divaksinasi dengan vaksin Sinopharm atau Sinovac jika mereka menerima suntikan booster dari salah satu dari empat vaksin yang disetujui di Kerajaan.

Baca juga  Forkopimda Jatim Cek Vaksinasi Tuna wisma Dalam Peringatan HUT Lalu lintas Bhayangkara ke 66

“Tamu yang telah menyelesaikan dua dosis vaksin Sinopharm atau Sinovac akan diterima jika mereka telah menerima dosis tambahan dari salah satu dari empat vaksin yang disetujui di Kerajaan,” kata Kementerian Pariwisata dalam sebuah pernyataan di portal e-visa.

Juru bicara Mohammed itu juga membantah desas-desus bahwa adanya orang telah meninggal di Arab Saudi setelah mengambil vaksin virus corona.

Dia menambahkan bahwa jangan percaya terhadap desas-desus yang berasal dari sumber tidak resmi. Dia juga mendorong orang untuk mendaftar untuk menerima vaksin.

“Sebagian besar kasus Covid-19 yang baru tercatat adalah di antara warga dan penduduk yang tidak divaksinasi,” tegasnya. Bagus

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed