by

Jika PPKM Turun Level, Wisata di Kabupaten Mojokerto Akan Dibuka, Ini Syaratnya

Kebijakan pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2, 3 dan 4 masih diperpanjang pemerintah hingga 20 September mendatang. Hal itu tentunya berimbas pada sektor pariwisata yang tak kunjung diperbolehkan kembali di daerah PPKM level 3 dan 4. Termasuk wisata di kabupaten Mojokerto yang masih ditutup sementara karena masih berstatus PPKM level 3.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo, untuk sementara tempat wisata di Kabupaten Mojokerto masih ditutup karena kabupaten Mojokerto masih termasuk daerah yang menerapkan Penerapan PPKM level 3. Tempat wisata akan dibuka jika turun menjadi PPKM level 2.
“Karena kita masih level 3 maka masih ditutup sementara, nanti kalau sudah PPKM level 2 baru kita buka,” Ujarnya saat ditemui di Lokasi Wisata religi Budha Tidur, Trowulan Mojokerto, Selasa (14/9).

Baca juga  Jatim Kembali Tertinggi Kasus Corona Baru

Meski demikian, imbuh Amat Susilo, saat PPKM level 2 lokasi wisata boleh buka dengan beberapa syarat. Selain protokol kesehatan (prokes) yang ketat, juga jumlah pengunjung dibatasi hanya 25 persen dari kapasitas wisata. Selain itu pengunjung wajib menunjukkan data sudah tervaksin di aplikasi PeduliLindungi.

“Kita buka aja nanti hanya 25 persen kapasitasnya dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi, sekarang sedang kita siapkan barcodenya,” Imbuhnya.

Masih kata Amat Susilo, nantinya semua wisata di Mojokerto harus pakai aplikasi PeduliLindungi sesuai intruksi dari Menteri Dalam Negeri. Dengan demikian maka anak anak dibawah 12 tahun belum bisa mengunjungi wisata karena belum tervaksin.

“Ya kita ikuti aturan, boleh buka tapi harus ada aplikasi itu, ada anak kecil tapi tidak boleh masuk, padahal wisata kita itu kebanyakan untuk anak-anak, nanti kita sikapi,” pungkasnya. Ym

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed