by

Karena Omicron, Umrah Perdana Terancam Batal

Pemerintah melalui kementrian agama Jumat (17/12) melakukan pertemuan dengan 8 asosiasi penyelenggara haji dan umrah. Dari pertemuan itu, kementerian agama menginformasikan bahwa ada kemungkinan umrah perdana 23 Desember akan diundur di bulan Januari karena adanya larangan dari Presiden untuk tidak melakukan perjalanan keluar negeri.
” Semua asosiasi merasa keberatan. Dari 8 asosiasi haji dan umrah 7 sepakat agar umrah perdana tetap di jalankan. Pertimbangannya, Saudi arabia adalah termasuk 10 negara yang aman untuk dikunjungi. Selain itu, perjalanan umrah adalah perjalanan khusus yang tidak berbaur dengan orang lain,”ungkap sumber yang mengikuti acara zoom meeting pada Jumat (17/12) sekitar pukul 14.00 wib.
Dalam zoom meeting yang dihadiri Dirjen PHU dan direktur Umrah dan Haji tersebut juga diungkapkan bahwa penundaan umrah perdana itu dilakukan sampai waktu yang belum ditentukan. ” Sempat diungkapkan awal Januari, tetapi masih belum jelas tanggalnya,” ujarnya.
Menurut pandangan beberapa asosiasi, kalau keberangkatan umrah perdana diundur, maka keberangakatan jamaah umrah umum akan mundur juga. Padahal antusiasme mayarakat untuk melaksanakan umrah sangat besar. ” Ini kalau keberangakatan umrah perdana untuk owner dan pemgurus travel ditunda, jelas pelaksanaan umrah untuk jamaah akan mundur. Ini sangat merugikan umat Islam,”tambah sumber majalahnurani yang menolak disebutkan identitasnya.
Meski hampir semua asosiasi tidak setuju dengan usulan untuk menunda keberangkatan umrah perdana pada 23 Desember 2021, tetapi semua tetap menunggu kebijakan dari pemerintah.” Intinya kami tidak setujua, tetapi kami tetap menunggu kebijakan dari pemerintah. Semoga ada jalan terbaik,”tandasnya. (nch)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed