by

Ciptakan Rasa Nyaman saat Nataru, Polresta Mojokerto Musnahkan Ratusan Botol Miras dan Knalpot Brong

Polresta Mojokerto melakukan pemusnahan 910 botol miras dan pemotongan 80 unit knalpot Brong di Lapangan Patih Gajah Mada Mapolresta Mojokerto, Kamis (23/12). Pemusnahan barang bukti hasil operasi mulai 1 hingga 23 Desember 2021 tersebut dipimpin oleh Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan bersama wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarra, kodim 0815 Mojokerto serta jajaran Forkopimda Kota Mojokerto.

Pelaksanaan pemusnahan 910 botol miras dan knalpot Brong tersebut dilakukan setelah pelaksanaan apel gelar pasukan Operasi Lilin Semeru 2021. Pemusnahan dilalukan dengan alat berat serta menggunakan mesin alat potong.

Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan selama operasi Lilin Semeru 2021 pihaknya melibatkan 252 personel yang stanby di 9 pos pengamanan yang tersebar di wilayah hukum Polresta Mojokerto.

Baca juga  Luncurkan Aplikasi Sayang Warga, Pemkot Surabaya Libatkan Kader

“Tapi pada pelaksanaannya ada 500 personel yang dilibatkan, yang posisinya di pos pengamanan ada 252 personel,” ujar Kapolresta Mojokerto.

AKBP Rofiq Menegaskan kegiatan konvoi, pesta kembang api dan sejenisnya di malam tahun baru dilarang sesuai dengan Inmendagri no 66 tahun 2021 yang mengatur kegiatan yang bersifat pesta dan hura-hura tidak diperbolehkan.

“Seluruh Alun-Alun perintahnya harus ditutup mulai pukul 19.00 wib, mobilisasi masyarakat diwajibkan diperketat menggunakan syarat-syarat, salah satunya syarat identifikasi kepentingan. Kalau hanya untuk nongkrong-nongkrong akan kita sarankan untuk kembali, misalnya orang ingin ke rumah sakit atau membeli makan harus dilengkapi surat sudah vaksin, serta melengkapi aplikasi PeduliLindungi, menggunakan masker,” tegas Kapolresta Mojokerto.

Baca juga  NU Larang Gunakan Kata Kafir ke Masyarakat Non Muslim

Sedangkan kegiatan yang masih diperbolehkan antara lain kegiatan masyarakat yang rutin untuk kebutuhan hidup, pelayanan publik, dengan tetap memperketat pelaksanaannya.

“Saya minta knalpot Brong jangan dipakai lagi, minuman keras ayo dijauhi karena tidak baik untuk kesehatan,” pungkasnya.

Sementara itu Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan pemusnahan Miras dan Knalpot Brong merupakan hasil barang bukti hasil dari penertiban dari beberapa warung dan toko-toko yang tidak memliki izin penjualan miras. Pemusnahan itu bagian dari upaya pengamanan Natal dan tahun baru (Nataru).

“Harapan kita, dengan adanya operasi lilin Semeru maka di peringatan Natal dan perayaan tahun baru 2022 maka kondisi wilayah hukum Kota Mojokerto dan wilayah utara sungai Kabupaten Mojokerto bisa lebih aman, lebih tertib, lebih damai sehingga kaum nasrani yang merayakan Natal juga bisa melakukan peribadatan dengan lebih tenang, nyaman dan damai,” pungkasnya. Ym

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed