by

Polres Mojokerto Ungkap Motif Pelaku Pengeroyokan Pelajar Hingga Tewas

Satreskrim Polres Mojokerto gerak cepat mengamankan dua pelaku pengeroyokan hingga menyebabkan korbannya meninggal dunia. Korban inisial MTH (14) berstatus masih pelajar dan tinggal di kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto. Sedangkan pelakunya dua orang, Aldi (21) warga Trowulan dan NA (16) warga Puri Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar mengatakan, peristiwa tidak pidana tersebut terjadi pada ahad (13/3). Kronologinya, korban diduga menggunakan foto dari pelaku untuk foto profil di WhatsApp. Kemudian pelaku NA merasa tidak senang dan bersama Aldi melakukan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“(Korban) Masuk ke rumah sakit pada hari Senin (14/3) dan meninggal dunia setelah dilakukan operasi pada hari Selasa (15/3),” ujar Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar dalam rilis, Kamis (17/3) di Mapolres Mojokerto.

Kapolres Mojokerto menambahkan, barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu unit HP Xiaomi M16 warna hitam dan satu unit Hp Vivo Y91 dan kotak hp, satu buah Hp Vivo warna star Black, satu buah HP Xiaomi hitam, dan satu celana pendek korban berwana hitam.

Baca juga  Azyumardi Azra Menjabat Ketua Dewan Pers Periode 2022-2025
Barang bukti pengeroyokan yang juga dihadirkan dalam rilis

Di tempat yang sama, Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo menjelaskan, setelah korban pulang ke rumahnya, korban mengalami kejang-kejang. Kemudian korban dilarikan ke rumah sakit oleh orangtuanya. Korban sempat dilakukan tindakan operasi selama satu jam dan setelah itu korban tidak sadarkan diri. Namun pada selasa sore, korban akhirnya meninggal dunia.

“Menurut keterangan dokter, korban mengalami pendarahan di otak dan hasil CT Scan menunjukkan bahwa tulang tengkoraknya retak. ada beberapa luka di pelipis kiri, kepala bagian belakang, dan kepala bagian kanan, jadi penyebab kematiannya adalah pendarahan di otak,” terangnya.

Pengeroyokan tersebut terjadi pada Ahad (13/3). Saat itu korban bersama saksi seorang wanita inisial L mengendarai motor menuju sebuah tempat di Kecamatan Puri. Setibanya di lokasi, korban mengajak saksi L untuk kembali pulang. Ketika menuju arah pulang, korban berpapasan dengan dua pelaku. Kemudian terjadilah pengeroyokan. Bagian kepala korban dipukul dengan gitar kayu. Tak hanya itu korban juga bertubi-tubi jadi sasaran pukulan dari dua pelaku dengan tangan kosong. Korban sempat dilarikan ke RS Sakinah hingga akhirnya meninggal dunia di rumah sakit tersebut pada selasa pukul 17.16 wib.

Baca juga  Kiai Asep Pimpin Apel Akbar Kebangsaan dan Menjaga NKRI, Sampaikan 9 Program Pendidikan

Ditambahkan AKP Andaru, proses penangkapan kedua tersangka tergolong cepat. Setelah orangtua korban melaporkan kejadian pada senin (14/3) pagi, tim Satreskrim Polres Mojokerto berhasil mengamankan pelaku NA pada Senin siang. Kemudian pelaku lainnya yang bernama Aldi juga berhasil diamankan di rumah orangtuanya di Mojoanyar pada senin malam. Barang bukti HP milik korban masih ada pada Aldi. Sedangkan gitar yang dijadikan alat pemukul menurut keterangan pelaku dibuang di sungai.

“Kami masih menelurusi keterlibatan saksi L, apakah dia ikut dalam perencanaan atau hanya dimanfaatkan untuk menjemput yang bersangkutan, nanti akan kami koordinasikan dengan jaksa untuk menentukan status saksi L selanjutnya,” imbuhnya.

AKP Andaru menyebut bahwa pelaku dijerat dengan pasal 170 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 15 tahun dan denda Rp 3 Miliar.

Baca juga  Kesederhanaan Kiai Asep, Tidak Risih Makan di Warung Kaki Lima Hingga Bayar dengan Uang Lebih

Sementara itu pelaku Aldi mengaku menyesali perbuatannya. Dia beralibi semula hanya ingin memberi pelajaran kepada korban karena telah memasang foto pelaku di profil akun Wattshapp milik korban. Diduga foto tersebut digunakan untuk menelpon teman wanita salah seorang pelaku.

“Mau ngasih pelajaran biar tidak diulangi lagi, hanya memukuli (tidak niat membunuh), hanya dua orang yang memukuli, saksi L itu pacar teman saya,” katanya. ym

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed