Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhadjir Effendy berharap jelang Muktamar ke-48, semoga Muhammadiyah bisa berkembang semakin pesat, terlebih di daerah-daerah yang jauh di luar Pulau Jawa.
Sebab ketika dirinya bertandang ke Timor Leste, juga menemukan komunitas keluarga besar Muhammadiyah di sana. Pencerahan Muhammadiyah seperti di Papua, di mana ada sekolah Muhammadiyah yang diperuntukkan bagi siapa saja yang ingin belajar di sana.
“Misalnya di Timika salah satu kabupaten di Papua itu disana berdiri smp Muhammadiyah yang jumlah siswanya diatas 500 padahal muhammadiyahnya hanya 3 keluarga saja bisa membuat sekolah muhammadiah, dan siswanya itu sebagian besar non muslim, 90 % non muslim tapi hafal mars Muhammadiyah ini kan bagus,” ucapnya dalam rilis berira yang dikutip majalahnurani.com, Kamis (11/8).
Muhadjir juga mendorong Pemerintah setempat untuk mendelegasikan atau mengirim putra-putri terbaik, lebih-lebih yang berlatar belakang Muhammadiyah ke daerah-daerah yang membutuhkan. Dirinya yakin mereka akan mampu merubah, memajukan dan memakmurkan daerah tersebut.
“Karena di dalam Al Qur’an juga dianjurkan begitu. Supaya kita mendalami agama kemudian datang ke suatu tempat mengajak orang untuk beramar ma’ruf nahi mungkar membangun wilayah itu,” tandas Muhadjir. Bg






