Semarak Festival Penyetan Suroboyo, Ketua DWP Ismiyati Hendro: Pedesnya Bikin Semangat!

Suasana kemeriahan peringatan HUT RI ke-77 sangat terasa di Kota Pahlawan. Seperti halnya pada kegiatan Festival Penyetan Suroboyo yang digelar pada Jumat (19/8) sore di halaman Mal WTC Surabaya.

Festival Penyetan Suroboyo ini merupakan salah satu rangkaian acara WTC Fusion Week yang digawangi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Surabaya, Chusnur Ismiyati Hendro Gunawan. Kemudian berkolaborasi dengan Wirausaha Produktif Mandiri Karya (WPMK) Jawa Timur, serta Mal WTC.

Pembukaan festival itu juga dihadiri Ketua WPMK Jatim Asrini Budi  dan Direktur Operasional Mal WTC Herry Muharyadi.

Chusnur Ismiyati Hendro Gunawan, atau akrab disapa Bu Iis menjelaskan, Festival Penyetan Suroboyo ini baru pertama digelar.

Baca juga  Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

“Ini pertama kalinya kita bikin festival penyetan. Ada 35 tim ikut berlaga menampilkan macam-macam penyetan. Mulai sambel trasi, bawang,  brambang, sambal ijo, merah, sambel korek kecombrang. Saya merasakan ini Suroboyo dengan segala khasnya,” ungkapnya kepada majalahnurani.com.

Menurutnya, festival ini memberikan wadah bagi ibu-ibu kreasi. “Sambelnya ada level. Ini sambelnya custom lebih enak dari yang lain. Ada yang kuat di trasi. Bener bener hot, bikin semangat, kayak bledek, kobong, hot. Kadang mau minun sayang. Ga mau, ntar pedesnya ilang,” ceritanya.

Iis juga berterima kasih kepada WPMK Jatim dan Mal WTC atas terselenggaranya acara tersebut.
“Alhamdulillah terima kasih ke WTC, WPMK, Pemkot dan warga,” tegasnya.

Baca juga  Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus Siapkan Sistem Penilaian Penumpang

Sementara Ketua WPMK Jatim Asrini mengaku pihaknya sebagai pelaksana acara itu melibatkan 31 Kecamatan di Surabaya dan 4 Organisasi Surabaya.

“Rangkaian acaranya dari tanggal 17 sampai 21 Agustus,” tuturnya.

Nantinya selama lima hari, juga akan digelar fashion on the street, dance on the street, parade dj, dan Surabaya Carnival yang digelar di alun-alun Kota Pahlawan.

“Yang dinilai di festival penyetan mulai dari  kebersihan, rasa, yel-yel, kreatifitas, perform,” jelasnya ketika singgah di stand Penyetan Bledek Merdeka khas Kecamatan Gununganyar. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *