KPAI Minta Kasus Wafatnya Santri Gontor Dibuka Transparan

Ketua KPAI Susanto  melakukan koordinasi dan evaluasi dengan berbagai pihak terkait wafatnya santri di Pondok Modern Darussalam Gontor yang diduga dianiaya.

Hasilnya yakni rekomendasi kepada Ponpes Gontor. Rekomendasi itu adalah hasil evaluasi KPAI bersama Menteri KPPPA I Gusti Bintang Ayu, Kementerian Agama, Anggota Komisi VIII DPR RI dan Bupati Ponorogo terkait kasus perlindungan anak di Pondok Gontor pada Senin (12/9).

“Rekomendasi pertama, meminta agar kasus ini dibuka secara transparan. Bahwa kasus yang menyebabkan meninggalnya Ananda AM (17 Tahun) dapat dibuka secara transparan oleh pihak Pondok dan Polres Ponorogo kepada publik agar menjadi objektif,” kata Susanto dalam siaran pers.

Baca juga  Anggaran Kemenbud Naik jadi Rp3,505 Triliun, Fokus Progam Pemajuan Pelestarian Budaya

Kemudian, Ponpes Gontor juga diminta melakukan evaluasi mengenai sistem pengasuhan anak. Jika perlu, lanjut Susanto, evaluasi mengenai pola pengasuhan yang melibatkan santri-santri di dalam kegiatan ponpes juga dilakukan.

“Pondok Modern Darussalam Gontor agar segera melakukan evaluasi terkait sistem pengasuhan anak di Pondok Pesantren tanpa potensi kekerasan dan diskriminasi. Termasuk perlu mengevaluasi pola pengawasan pelibatan santri dalam pengasuhan dan kegiatan-kegiatan lain,” tutur dia.

Susanto menekankan bahwa Ponpes Gontor harus menerapkan Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Kemenag tentang pesantren yang ramah anak.

“Bahwa Pondok Modern Darussalam Gontor agar menerapkan Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor 4836 Tahun 2022 tentang Panduan Pendidikan Pesantren Ramah Anak,” jelasnya.

Baca juga  Gubernur Jatim Salurkan 65,7 Ton Bantuan Gempa NTT

Terakhir, Susanto menyebut penyidik juga diminta menerapkan hukum berdasarkan Undang-Undang perlindungan anak. Sebab, salah satu pelaku adalah anak di bawah umur.

“Penyidik Polres Ponorogo agar menerapkan prinsip Undang-Undang No 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Anak bagi salah satu pelaku yang masih berusia anak,” urainya. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *