Forkopimda Surabaya Jamin Keamanan dan Keselamatan

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya, menjamin keamanan dan keselamatan warga, di Kota Pahlawan. Namun demikian, hal tersebut tentunya juga dibutuhkan peran serta masyarakat, dengan memunculkan rasa guyub-rukun dan menghormati, antar sesama warga Surabaya.

Oleh karenanya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta warga, untuk tetap memunculkan rasa guyub dan rukun, di Kota Pahlawan. Rasa itu diharapkannya, dapat terus dimunculkan tak hanya ketika ada fenomena, seperti munculnya kelompok remaja membawa senjata tajam dan tawuran.

“Jadi sebenarnya inilah waktunya warga Surabaya, menjadi satu kekuatan utuh. Kita masih ingat peristiwa bom beberapa waktu lalu, di situlah kita berbondong – bondong menjaga gereja, menjaga masjid, menjaga kampung,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Jumat (9/12).

Baca juga  Pelajar Surabaya Raih Juara 1 International Young Eco-Hero Award 2026

Menurutnya, munculnya fenomena kelompok remaja membawa sajam dan tawuran ini, seperti Tuhan ingin mengingatkan warga Surabaya, untuk kembali menjaga kerukunan. Makanya, ia kembali berharap warga dapat menjaga kerukunan, satu sama lainnya.

“Sebenarnya rasa guyub, rasa rukun, rasa menjaga wilayahnya, ya tidak hanya sekali-sekali (dilakukan). Tapi keguyuban, kerukunan harus dijaga terus, ketika dijaga terus Insyaa Allah pasti aman,” katanya.

Ia pun memastikan, bahwa Forkopimda Surabaya menjamin keamanan dan keselamatan warga, di Kota Pahlawan. Sedangkan warga diharapkan juga turut menjaga masing-masing wilayah, atau kampungnya melalui guyub-rukun.

“Jadi warga Surabaya, biar keamanan saya dengan Forkopimda yang menjaga. Tapi panjenengan (anda), juga menjaga wilayahnya masing-masing, munculkan rasa guyub dan rukun. Saya menjaminkan dengan Forkopimda, bahwa Surabaya tetap aman,” harapnya.

Baca juga  ICMI Dorong Surabaya Bangun Ekosistem Kesehatan Berbasis RW

Mantan Kepala Badan Perencanaan Kota (Bappeko) Surabaya itu mengungkapkan, seluruh camat di 31 wilayah kecamatan, telah menyebarkan surat edaran kepada masing-masing warganya. Surat edaran tersebut berupa imbauan, kepada warga untuk saling menjaga wilayahnya.

“Camat sudah membuat edaran di masing-masing RW sudah jalan. Itulah yang saya bangga betul, ternyata warga Surabaya masih guyub-rukun. Tapi, guyub-rukun ini jangan hanya dimunculkan, ketika ada masalah,” katanya.

Cak Eri menyatakan, bahwa saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, masih berjuang terus untuk warganya. Berjuang dalam hal mengentaskan kemiskinan, pengangguran, hingga menjamin keamanan dan kenyamanan, warga Kota Surabaya.

“Karena kita ingin meninggalkan kota ini, untuk anak cucu kita. Maka tugas kita adalah menjaga kota ini guyub-rukun, makmur-sejahtera. Sehingga anak cucu kita bisa menikmati Kota Surabaya,” tuturnya.

Baca juga  Wali Kota Surabaya Tertibkan Pengolahan Sampah Ilegal di Keputih Surabaya

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya, Arief Boediarto membenarkan, bahwa camat di 31 wilayah kecamatan telah menyebarkan surat edaran, kepada masing-masing warganya.

Arief Boediarto menyebut, pada intinya melalui surat edaran itu camat di 31 kecamatan, Surabaya meminta lurah untuk bersama-sama RT/RW dan semua elemen warga, agar turut menjaga keamanan masing-masing wilayahnya.

“Juga mengimbau kepada mereka dan mengingatkan, kepada keluarga terutama yang punya anak remaja, jangan keluar malam. Serta mengawasi (anak-anak) mereka, supaya tidak terpengaruh para gangster,” tandasnya. (yunus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *