Mayjen Farid Makruf Dongkrak Perekonomian Warga Sumenep

Tanam jagung dengan menerapkan metode silase, ternyata mampu membuahkan hasil yang cukup optimal. Hal itu, terbukti dengan adanya panen jagung yang dilakukan oleh Pangdam di Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur pada Kamis (02/02/2023) siang. “Metode silase ini sudah membuktikan, hari ini saya panen dengan masa tanam yang sangat pendek. Biasanya bibit bisa dipanen itu 105 hari, sekarang hanya 80 hari. Itu suatu keunggulan,” kata Pangdam.

Selain keunggulan masa panen yang cukup pendek, Mayjen Farid menambahkan jika tanam jagung dengan menggunakan metode silase itu dipercaya bisa menambah penghasilan warga Sumenep yang mayoritas berprofesi sebagai petani. “Hasil panen, itu nanti dibeli oleh pengusaha dengan harga khusus. Jadi, 1 hektar bisa dapat Rp 38 juta. Lebih cepat, lebih besar keuntungannya,” jelasnya. 

Baca juga  Pemerintah Siap Setop Impor Solar, Diganti B50 BeredarJuli

Mantan Danrem 132/Tadulako itu, juga meyakini jika tanam jagung dengan menggunakan metode silase tersebut, mampu meningkatkan perekonomian warga. “Ini harus disebarkan, dan disosialisasikan. Ayolah masyarakat Sumenep, kita ramai-ramai nanam jagung dengan metode silase. Ini akan menambah penghasilan, dan membuat pengerjaan pertanian jagung lebih mudah,” pinta Pangdam. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *