Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur (Kanwil DJP Jatim I) Sigit Danang Joyo menyatakan bahwa kepatuhan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Wajib Pajak, baik orang pribadi maupun badan sudah mencapai 77,44 persen hingga April 2023.
“Sampai tanggal 10 April 2023, wajib pajak badan yang sudah masuk ada 11.181. Untuk orang, pribadi karyawan ada 196.201. Untuk orang, pribadi non karyawan 57.901. Jadi kita sudah tercapai sampai dengan April ada 77,44 persen dari target yang menyampaikan SPT,” ungkapnya diwawancarai Bagus wartawan majalahnurani.com, usai menggelar Media Gathering di lantai 8 Gedung DJP Jatim 1 pada Selasa (11/4).
Dia merinci, pertumbuhannya untuk SPT orang pribadi yakni 0,43 persen dibandingkan hari yang sama tahun 2022. Kemudian untuk orang pribadi non karyawan, pertumbuhannya 1,33 persen dibandingkan hari yang sama tahun lalu. Untuk wajib pajak badan, di tanggal 10 April, pertumbuhannya sudah 14,7 persen.
“Ini luar biasa untuk wajib pajak badan,” ungkap pria kelahiran Yogjakarta ini.

Sementara untuk penerimaan, Sigit menyampaikan, PPh pasal 25 dan 29, orang pribadi sampai 31 Maret 2023, ada di angka 634,85 milyar.
“Ini tumbuh 40,46 persen dibanding tahun lalu. Kemudian untuk PPh pasal 25 badan, sampai 31 Maret 2023, ada di 1,07 triliun, tumbuh 16,86 persen dibandingkan tahun lalu,” jelasnya.
Dari data tersebut, Sigit mengaku ini sangat signifikan untuk progres penerimaan. Lebih dari itu, masih kata Sigit, untuk penyampaian SPT juga naik. “Meskipun naiknya 1,01 persen. Tapi itu bagi kita amazing. Karena kita berpikir tahun ini kondisinya belum baik baik saja begitu. Tapi ternyata naik dibanding tahun lalu,” katanya.
Lantas mengapa masyarakat makin rajin mengisi dan melaporkan SPT? Menurut Sigit ini menunjukkan kalau masyarakat atau wajib pajak bisa membedakan bahwa mana sih oknum yang selama ini menjadi image buruk dan mana itu kewajiban membayar pajak.
“Saya berkali-kali mengatakan ke teman-teman, ayo bantu kita untuk terus berbenah. Kalau ada oknum, jangan sungkan untuk sampaikan ke kita. Kami pastikan menindaklanjuti. Dan saya sudah pastikan teman-teman di wilayah kami Jatim 1, Insya Allah profesional dan tegas,” terangnya.
Dari target yang sudah ditetapkan, Sigit berharap bulan September 2023 sudah mencapai 100 persen. “Dengan berbagai media seperti call center, gathering dengan tokoh masyarakat, maka sisanya itu bisa cepat melaporkan,” tandasnya. Bagus






