Rumah Terbakar di Mojosari, Mojokerto, Dua Sepeda Motor Hangus

Selasa (18/4/2023) malam, kebakaran hebatelanda sebuah rumah di Kelurahan Kauman Gang 4 RT 1 RW 2, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Dua unit mobil pemadam kebakaran (PMK) diterjunkan untuk memadamkan api yang membakar hampir semua isi rumah beserta dua unit sepeda motor.

Menurut saksi mata, kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Dua unit mobil PMK diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api.

Sekitar sejam lebih, petugas baru berhasil memadamkan api yang membakar rumah berukuran 5×10 meter persegi milik Marning (76) tersebut. Tak hanya membakar isi rumah, api juga membakar dua unit sepeda motor korban yang terparkir di dalam rumah saat kebakaran terjadi.

Baca juga  Ringankan Biaya Kuliah, Pemkot Mojokerto Buka Pendaftaran Beasiswa Mahasiswa Berprestasi

Korban, Marning (76) mengatakan, saat kejadian ia sedang di luar rumah untuk membeli kopi.

“Saya keluar membeli kopi. Lalu ada yang bilang ada rumah terbakar dekat rumah saya, saya lari pulang,” tuturnya.

Setelah mendengar ada rumah terbakar, masih kata Marning, ia bergegas pulang. Anaknya saat kejadian ada di dalam rumah, oleh sejumlah tetangga diselamatkan dari dalam rumah. Beruntung tidak ada luka yang dialami sang anak yang mengalami gangguan jiwa tersebut.

Marning, pemilik rumah yang terbakar

“Iya (di dalam), tidak terluka. Anak satu-satunya, sejak 2007 (mengalami gangguan jiwa). Sempat dirawat di RS Jiwa di Malang. Saya tinggal pergi, tidak apa-apa. Sepeda motor dua terbakar tapi kondisinya rusak. TV habis, atap habis. Nggak tahu kalau anak saya bakar-bakar,” jelasnya.

Baca juga  Jalankan Fungsi pengawasan, Komisi II DPRD Kota Mojokerto RDP dengan PUPRPerakim dan Bapperida

Korban berharap ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto lantaran api membakar rumah dan isinya.

“Sekitar jam 9 an, selesai sholat tarawih. Saya turun dari rumah belakang, api sudah naik. Setelah api besar, ada suara ledakan. Dua kali, dari arah sini, sepertinya dari TV. Ada satu orang di dalam rumah, Budi. Stress orangnya, tidak bisa ditanya,” ungkap salah satu warga, Sofiarini (46).

Anak korban, Agus Budiono (46) saat kejadian hanya seorang diri di dalam rumah. Sementara korban sedang membeli kopi di gang sebelah. Tidak ada yang mengetahui asal mula api pertama kali muncul, ia mengetahui saat api sudah naik ke bagian atas rumah.

Baca juga  HUT Ke-75 IBI, Bupati Mojokerto Prioritas Penanganan Kesehatan Ibu dan Anak

“Api sudah naik pas saya turun, rumahnya saya di belakang. Iya panik, bingung soalnya tua-tua. Di sebelah ini ibu saya sudah tua. Anaknya kalau ngomong sendiri ya setiap hari karena kondisi kejiwaannya. Nggak, sama ibunya (tinggal berdua),” katanya.

Warga sempat panik khawatir korban berada di dalam rumah saat kejadian. Dengan alat seadanya, warga berusaha memadamkan api sebelum akhirnya dua unit mobil PMK datang ke lokasi kejadian. Ym

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *