Penyair Zawawi Imron Apresiasi Buku Karya Siswa & Guru SMA Al Muslim

Penyair dan Budayawan KH D Zawawi Imron mengapresiasi buku antologi karya siswa dan guru SMA Al Muslim Sidoarjo. Ini diungkapkan KH D Zawawi saat menghadiri launching buku karya siswa dan guru SMA Al Muslim yang bertajuk Mengukir Jejak Dengan Tulisan, pada Rabu (17/5) di Aula SMA Al Muslim Sidoarjo.

Di rangkaian acara talkshow, KH D Zawawi juga menjelaskan tentang dahsyatnya sebuah karya puisi. Dia mengakui jika puisi itu memang bahasa. Tapi dengan puisi, bisa menggetarkan hati seseorang. “Jika ini ingin menulis puisi yang indah, maka hatimu harus indah dan bersih,” katanya di hadapan ratusan siswa.

Baca juga  Kemendikdasmen Tegaskan Anak Usia di Bawah 7 Tahun Bisa Masuk SD

Dia juga berpesan agar siswa jangan sampai berani kepada gurunya. “Berbahaya. Ilmunya tidak akan manfaat. Meski punya ilmu setinggi langit tapi ga manfaat, apa gunanya? Kelak juga tidak akan dihargai orang lain. ‘Ga direken,” ungkap penulis buku berjudul Celurit Emas.

KH D Zawawi pun mendoakan agar kelas siswa SMA Al Muslim menjadi pemimpin bangsa Indonesia. “Mudah-mudahan kalian semua jadi pemimpin. Minimal menjadi guru besar atau dosen bahasa,” ujarnya diamini seluruh siswa dan guru.

Kepala SMA Al Muslim Ustazah Mahmudah pun  mengajak para siswa meneladani semangat KH D Zawawi Imron. “Semangat inilah yang kita contoh. Memiliki semangat dalam menghadiri majelis ilmu. Beliau ini tak hanya terkenal dalam negeri, tapi juga mancanegara. Karyanya bisa kita jadikan pedoman beraktifitas sehari-hari” ungkapnya memuji KH D Zawawi.

Baca juga  Unusa Gandeng KCGI Jepang untuk Transformasi Pendidikan Tinggi

Ustazah manambahkan, dengan adanya peringatan hari buku, diharapkan siswa dan guru bisa terus memotivasi diri dalam berkarya. Sehingga kedepan juga bisa membuat karya individu. Di akhir sambutan, Ustazah Mahmudah mengutip pesan ulama Imam Ghozali.

“Kalau kalian bukan anak raja dan bukan anak ulama, maka jadilah penulis. Sebab dari karya itu kita akan dikenang. Mudah mudahan karya kita menjadi amal jariyah,” harapnya.

Ditambahkan Humas Al Muslim, Ustaz Azam A Dinata bahwa pagi itu ada tiga karya buku siswa yang dilaunching. Mulai dari kelas 10, 11 dan 12. Kemudian 1 buku karya guru. “Karya Antologi. Jadi sekarang total ada sembilan buku. Ini launching  yang kedua,” terangnya.

Baca juga  Semarak FamFest 16 Sekolah Kreatif, Tampilkan Bakat Spektakuler Siswa

Ustaz Azam menegaskan bahwa kegiatan tersebut akan menjadi program tahunan Al Muslim. Dimana setiap siswa dan guru bisa memiliki karya buku. “Harapannya karya individu siswa dan guru,” jelasnya. Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *