Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) menggelar Sosialisasi Tatap Muka Fasilitasi Pendidikan Pemilih Segmen Pemilih Muda, Jumat (15/12) di Aula Mas Mansur Gedung Muhammadiyah Jawa Timur. Acara ini bertema “Peran Mahasiswa Dalam Pemilu Tahun 2024”.
Di kesempatan itu, Ketua KPUJatim (Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur) Choirul Anam mengajak kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Timur untuk bergabung anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Anam berbagi pengalaman ketika aktif di IMM. Dia mengingatkan akan nilai-nilai penting dari proses yang dijalani selama bergabung dalam organisasi tersebut.
“Saya senang sekali bisa bertemu langsung dengan adik-adik sekalian. Ini mengingatkan akan memori lama saya sebagai aktivis di IMM,” ucap Anam dalam sambutannya.
Anam menegaskan pentingnya proses dalam perjalanan seorang mahasiswa, terutama dalam berorganisasi. “Teruslah berproses, karena generasi sekarang memiliki pola pikir yang berbeda. Proses ini penting karena akan berdampak pada hasil yang maksimal,” paparnya.
Dalam konteks politik, Anam menyoroti minimnya keterwakilan kader IMM di berbagai sektor penting. “Saya di KPU mulai tahun 2009, ketika pertama ada di sana, menemukan kawan KPU dari IMM itu seperti mencari jarum di jerami, susahnya bukan main,” ujarnya.
“Kualitas dan kuantitas kader-kader IMM ini penting, terutama dalam dunia politik. Kita perlu lebih banyak kader yang terlibat di berbagai bidang,” tambah Anam.
Anam juga mengajak para peserta untuk ikut serta sebagai anggota KPPS dalam proses pemilu. “Jawa Timur membutuhkan 844.600 anggota KPPS. Saya berharap adik-adik bisa ikut bergabung sebagai anggota KPPS, tidak hanya untuk pengalaman, tapi juga untuk memahami bagaimana proses pemilu dilakukan,” ungkapnya.
Sosialisasi yang dihadiri oleh kader DPD IMM Jatim ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam terkait peran serta mahasiswa dalam proses pemilu, serta meningkatkan partisipasi mereka dalam kegiatan yang terkait dengan demokrasi.
“Harapannya kawan-kawan, adik-adik IMM, Imawan, Imawati, bisa ikut bergabung sebagai anggota KPPS!” tegas Anam.
Menurutnya, ini adalah langkah penting menuju pemilu yang lebih partisipatif dan pemilih yang lebih teredukasi. (Ra/Bagus, foto: PWMU.co)






