Kunjungi Rumah Almarhum Riyanto, Menteri Desa PDTT Gus Halim Banggakan Nilai Perjuangan Kemanusiaan

Menteri Desa, Pembangunan Derah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar berkunjung ke rumah keluarga Almarhum Riyanto di Gang Baru, Kelurahan Juritan kulon, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Sabtu (6/1/2024) sore.

Riyanto merupakan anggota Banser yang meninggal dunia akibat ledakan bom saat melakukan pengamanan di Gereja Eben Haezer Kota Mojokerto di malam natal, 24 Desember 2000 lalu.

Kedatangan Gus Halim, sapaan akrab Abdul halim Iskandar, menggatikan Gus Muhaimin Iskandar yang batal berkunjung karena ada kegiatan yang mendesak.

Turut mendampingi Gus Halim, Ketua DPC PKB Kota Mojokerto Junaedi Malik, serta beberapa pengurus DPC PKB dari Kota Mojokerto dan Kabupaten Mojokerto, dan relawan pasangan AMIN (Anies-Gus Muhaimin).

Baca juga  Wali Kota Serahkan Hewan Kurban Korpri Kota Mojokerto, Terkumpul 12 Sapi-13 Kambing

Gus Halim dan rombongan disambut hangat oleh masyarakat dan keluarga almarhum Riyanto. Keakraban muncul dari kesederhanaan Menteri Desa saat berdialog dengan orangtua almarhum Riyanto.

Setelah cukup lama bercengkrama dengan orangtua Riyanto, Gus Halim menuju rumah Amir, sahabat Banser yang juga saksi hidup pengorbanan Riyanto tahun 2000 silam.

Junaedi Malik, Ketua DPC PKB Kota Mojokerto

Junaedi Malik, Ketua DPC PKB Kota Mojokerto mengatakan kedatangan Gus halim untuk bersilaturahim sekaligus menyampaikan rasa takdim kepada keluarga almarhum Riyanto.
“Untuk rasa takdimnya tadi disampaikan kepada orang tua Riyanto, juga simpatik terhadap nilai dedikasi perjuangan Riyanto yang hari ini kita akui sebagai nilai perjuangan kemanusiaan,” ujarnya.

Kunjungan tersebut, lanjut Junaedi Malik, sebagai sebagai wujud konsisten dan komitmen Gus Halim dan Gus Muhaimin dalam memberikan apresiasi terhadap perjuangan nilai kemanusiaan yang dicontohkan oleh Riyanto.

Baca juga  Upacara Hari Lahir Pancasila, Pemkot Mojokerto Tegaskan Semangat Persatuan dan Perdamaian

“Misi Gus Muhaimin sebagai cawapres juga menjalin persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan misi perjuangan kemanusiaan islam ahlus sunnah wal Jamaah, islam yang ramah, insya Allah negara ini akan damai, dan akan kuat, dan tidak ada lagi kekerasan ataupun intoleransi,” imbuh Junaedi yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto ini.

Dari kunjungan itu, Junaedi Malik menyebut ada spirit yang dapat diambil. Yakni Almarhum Riyanto yang menjadi teladan bagi generasi saat ini dengan nilai perjuangan kemanusiaan yang dipersembahkannya.

“Ini spirit yang bisa diambil, makanya begitu ada sejarah Riyanyo, Gus Muhaimin dan Gus Halim sangat simpatik. Inilah suri tauladan untuk generasi kita sekarang yaitu anak muda yang gigih, yang dedikasinya tinggi, jiwa raganya dipersembahkan untuk nilai kemanusiaan. Gus Muhaimin juga menyampaikan salam kepada keluarga Almarhum Riyanto dan sangat bangga terhadap sosok Almarhum Riyanto,” pungkasnya. Ym

Baca juga  Gratis! Pemkot Mojokerto Sediakan Layanan Deteksi Kanker Leher Rahim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *